Eric Dane, aktor yang terkenal lewat perannya yang karismatik sebagai dr Mark Sloan atau “dr McSteamy” di serial “Grey’s Anatomy” dikabarkan meninggal dunia pada usia 53 tahun. Kepergian pria kelahiran San Francisco, AS, ini terjadi kurang dari setahun setelah dia mengungkapkan diagnosis penyakit saraf Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) yang dideritanya.
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga dan perwakilannya pada Kamis (19/2/2026) sore waktu setempat. Keluarga menyatakan bahwa Dane mengembuskan napas terakhirnya dikelilingi oleh orang-orang terdekatnya. Sosok yang selama puluhan tahun mewarnai layar televisi dunia itu kini telah beristirahat dengan tenang setelah melalui perjuangan yang sangat berani.
“Dengan berat hati, kami membagikan kabar bahwa Eric Dane meninggal pada Kamis sore setelah perjuangan berani melawan ALS. Dia akan sangat dirindukan, dan selalu diingat dengan penuh kasih. Eric memuja penggemarnya dan selamanya berterima kasih atas curahan cinta dan dukungan yang dia terima. Keluarga telah meminta privasi saat mereka menavigasi waktu yang mustahil ini,” dikutip dari laman Variety.
Mengenal penyakit ALS
ALS, yang juga dikenal sebagai penyakit Lou Gehrig di Amerika Utara, merupakan bentuk paling umum dari penyakit neuron motorik (Motor Neurone Disease/MND). Menurut laporan The Guardian, penyakit ini merupakan gangguan degeneratif terminal yang menyebabkan penderitanya kehilangan fungsi anggota tubuh, kemampuan bicara, menelan, dan akhirnya kemampuan untuk bernapas secara mandiri.
Pada tahun lalu, dalam sebuah wawancara dalam program “Good Morning America” jaringan ABC, Dane sempat mengungkapkan bahwa diagnosis tersebut membuatnya merasa sangat marah. Kemarahan itu bukan tanpa alasan. Dia memiliki trauma masa kecil yang mendalam terkait kehilangan sosok ayah yang meninggal dunia karena bunuh diri saat dia baru berusia tujuh tahun.
“Karena, Anda tahu, ayah saya diambil dari saya ketika saya masih muda. Dan sekarang, Anda tahu, ada peluang besar saya akan diambil dari anak-anak perempuan saya ketika mereka masih sangat muda,” kata dia.
Jejak karier
Lahir di San Francisco pada 1972, Eric Dane adalah sosok yang gigih mengejar mimpinya. Sebagaimana dikutip dari Variety, ia memulai debut layarnya pada episode “Saved by the Bell” pada 1991 setelah memutuskan pindah ke Los Angeles untuk mendalami seni peran. Kariernya kemudian melesat melalui serial populer seperti “The Wonder Years”, “Charmed”, hingga peran ikonik di “Grey’s Anatomy”. Nama “McSteamy” pun melekat erat padanya, menjadikannya salah satu ikon budaya populer.
Tak hanya di drama medis, Dane terus mengeksplorasi kemampuannya di serial “The Last Ship” dan yang terbaru sebagai Cal Jacobs dalam serial hit HBO, “Euphoria”. Meski kondisi kesehatannya menurun drastis, Dane tetap menunjukkan dedikasi pada dunia akting. Dia akan muncul di musim ketiga “Euphoria” yang akan datang, di mana ia menjalani proses syuting menggunakan kursi roda demi mengakomodasi kondisi fisiknya.
“Saya merasa beruntung bisa terus bekerja dan berharap dapat kembali ke set ‘Euphoria’ pekan depan. Saya mohon agar Anda memberikan privasi kepada keluarga saya dan saya selama waktu ini,” kata dia dalam wawancara dengan People pada April 2025.
Aktif dalam organisasi ALS
Setelah mempublikasikan diagnosisnya, Dane tidak memilih untuk menarik diri. Ia justru aktif bekerja sama dengan organisasi I Am ALS untuk mendorong penelitian penyakit saraf. Dalam wawancaranya dengan Washington Post, dia menyampaikan pandangan hidupnya mengenai pilihannya untuk tetap berguna bagi orang lain.
“Saya telah menjadi buku terbuka tentang hal-hal tertentu dalam hidup saya. Ini adalah sesuatu yang saya merasa terpanggil untuk berbagi dengan orang-orang. Saya tidak benar-benar memiliki kepentingan pribadi, dalam hal mengkhawatirkan apa yang orang pikirkan tentang saya. Ini lebih kepada, ‘Bagaimana saya bisa membantu? Bagaimana saya bisa berguna?’,” ujarnya.
Ketulusan ini meninggalkan kesan mendalam bagi rekan-rekannya, termasuk pencipta serial “Euphoria”, Sam Levinson. “Saya sangat sedih kehilangan teman baik kami, Eric. Bekerja dengannya adalah sebuah kehormatan. Menjadi temannya adalah sebuah anugerah. Keluarga Eric ada dalam doa-doa kami. Semoga kenangannya menjadi berkah,” ujarnya.
Duka yang sama juga dirasakan oleh pihak studio yang membesarkan namanya di dunia drama medis. “Kami sangat sedih dengan kehilangan Eric Dane. Bakatnya yang luar biasa dan kehadirannya yang tak terlupakan di ‘Grey’s Anatomy’ meninggalkan kesan mendalam bagi penonton di seluruh dunia, dan keberanian selama berjuang melawan ALS menginspirasi begitu banyak orang. Hati kami bersama keluarga, teman, dan koleganya, serta banyak penggemar yang hidupnya tersentuh oleh karyanya,” tulis pernyataan resmi ABC dan 20th Television.
Sumber: republika.co.id

