Bintang pop asal Amerika Serikat, Taylor Swift, dinobatkan sebagai artis global dengan penjualan tertinggi pada 2025, menurut pengumuman badan industri musik IFPI pada Rabu (18/2/2026) waktu setempat. Ini menjadi tahun keempat berturut-turut dan keenam kalinya ia memenangkan penghargaan tahunan tersebut.
Kesuksesan penyanyi berusia 36 tahun ini didorong oleh perilisan album terbarunya, The Life of a Showgirl, pada Oktober yang mencetak beberapa rekor streaming, serta perilisan serial dokumenter tentang tur “The Eras” yang memecahkan rekor.
“2025 adalah tahun penting lainnya bagi Swift, didorong oleh keterlibatan luar biasa di seluruh dunia melalui format streaming, fisik, digital dengan perilisan album ke-12-nya, dan dokumenter tentang turnya,” kata IFPI seperti dikutip dari The Straits Time, Kamis (19/2/2026).
Badan tersebut, yang mewakili industri musik rekaman di seluruh dunia, mencatat bahwa Swift kini telah memenangkan penghargaan artis tahunan teratasnya sebanyak gabungan semua artis lain selama 10 tahun terakhir. IFPI memberikan penghargaan Artis Global Terbaik Tahun Ini setelah menghitung penjualan artis atau grup di seluruh dunia melalui streaming, unduhan, dan format musik fisik selama satu tahun kalender, serta memperhitungkan seluruh karya mereka.
Belum lama ini, Swift merilis lagu “Opalite” yang membawa penggemarnya kembali ke era 1990-an melalui video musiknya. Video yang dirilis pada Jumat (6/2/2026) sebagai visual untuk salah satu lagu dalam album The Life of a Showgirl.
Dalam video itu, Swift menampilkan kehidupan ala gadis 90-an dengan transformasi penampilan yang cukup mencolok. Penyanyi berusia 36 tahun tersebut meninggalkan rambut pirangnya yang khas dan tampil dengan rambut cokelat gelap model bob sebahu lengkap dengan poni.
Nuansa nostalgia semakin kuat lewat pilihan busana yang ditampilkan, mulai dari setelan olahraga yang berkilau, kaus bergambar kucing, pakaian aerobik khas era tersebut, hingga gaya grunge yang populer pada dekade 1990-an. Konsep ini memang sengaja dihadirkan Swift untuk membawa suasana masa lalu ke dalam visual lagu tersebut.
Melalui unggahan di Instagram yang berisi sejumlah foto dari video musik, Swift mengucapkan terima kasih kepada para pemeran yang ikut terlibat dan bersedia kembali ke era 90-an bersamanya. la juga mengonfirmasi kehadiran sejumlah wajah familiar, mulai dari selebritas hingga kru dan penari yang sebelumnya terlibat dalam The Eras Tour.
Swift mengungkapkan ide video “Opalite” muncul saat ia menjadi tamu di The Graham Norton Show pada Oktober 2025. Para tamu yang hadir bersamanya kala itu yakni Greta Lee, Jodie Turner Smith, Domhnall Gleeson, Lewis Capaldi, Cillian Murphy, serta pembawa acara Graham Norton tampil sebagai cameo dalam video musik tersebut.
“Aku berpikir akan sangat liar jika semua tamu di The Graham Norton Show malam itu, termasuk Graham sendiri, bisa ikut terlibat. Seperti proyek kelompok di sekolah, tapi versi dewasa dan tidak wajib,” kata Swift seperti dilansir laman People, Sabtu (7/2/2026).
Swift juga mengungkapkan proses pembuatan video tersebut memberikan pengalaman yang berkesan baginya. “Saya menikmati prosesnya lebih daripada yang pernah saya bayangkan, mendapatkan teman baru, metafora baru, dan pilihan fesyen baru. Sungguh menyenangkan menciptakan cerita dan karakter ini,” kata dia.
Lagu “Opalite” merupakan salah satu dari 12 lagu dalam album The Life of a Showgirl. Lagu tersebut terinspirasi dari batu permata opalite, yang menurut Swift memiliki makna metaforis dan sebagian didedikasikan untuk tunangannya, Travis Kelce.
Dalam wawancara dengan Capital Official Radio, Swift menjelaskan opalite merupakan opal buatan manusia, dan hal tersebut menjadi simbol dalam lagu tersebut. la mengatakan opalite menjadi metafora tentang kebahagiaan.
“Aku menuliskan kata ‘opalite’ karena aku mengetahui bahwa opal bisa dibuat oleh manusia, sama seperti berlian. Batu kelahiran Travis adalah opal. Aku pikir batu itu juga semacam simbol kebahagiaan yang dibuat manusia,” kata dia.
Tahun ketiga Stray Kids
Setelah posisi pertama artis global dengan penjualan tertinggi pada 2025 ditempati Taylor Swift, di posisi kedua ada grup asal Korea Selatan, Stray Kids. Ini menjadi peringkat tertinggi mereka dan tahun ketiga berturut-turut di lima besar global.
“Stray Kids meraih posisi dua setelah menjalani tahun yang sibuk, merilis dua album dan sebuah single digital sekaligus menutup tur dunia mereka yang sukses dominATE World Tour,” kata IFPI.
Peringkat ketiga ditempati oleh Drake untuk kesebelas kalinya, setelah merilis album Some Sexy Songs 4 U bersama PartyNextDoor dan tampil sebagai headliner tiga kali di Wireless Festival 2025. Rapper Amerika The Weeknd berada di posisi keempat. IFPi mencatat ini adalah penampilan kesembilannya di Top 20 Global Artist Charts, mengikuti perilisan album keenamnya Hurry Up Tomorrow.
Selanjutnya di posisi lija ada penyanyi asal Puerto Rico, Bad Bunny, yang baru saja tampil di Super Bowl Halftime Show. la menempati posisi kelima di daftar ini, menandai tahun keenam berturut-turut ia masuk dalam peringkat.
Sumber: republika.co.id

