PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menawarkan kapal ikan berteknologi tinggi ke Presiden Prabowo saat keduanya bertemu di Vladivostok, Rusia pada Kamis, 3 September 2026. Pertemuan itu berlangsung di sela-sela Eastern Economic Forum ke-11 yang diselenggarakan Rusia.
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, yang hadir di Vladivostok, mengungkapkan pertemuan bilateral Prabowo dan Putin turut membahas peluang kerja sama di bidang perkapalan. Putin menawarkan kapal berteknologi mutakhir yang dapat digunakan untuk mendukung pengolahan hasil perikanan secara langsung.
“Presiden Putin juga menawarkan untuk perkapalan yang panjangnya lebih dari 102 meter yang mutakhir, untuk pengolahan langsung ikan-ikan kita sehingga menjadi lebih baik kualitasnya,” kata Rosan dalam keterangan yang dirilis pada Jumat, 4 September 2026.
Rosan berkata, menindaklanjuti tawaran tersebut, Presiden Prabowo akan mengirimkan tim untuk mempelajari lebih lanjut teknologi dan potensi pemanfaatan kapal itu bagi Indonesia.
Selain itu, Rosan mengatakan Prabowo dan Putin juga membahas rencana ratifikasi perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Eurasia yang diharapkan makin membuka ruang perdagangan dan investasi kedua negara. Perdagangan Indonesia–Rusia tercatat meningkat lebih dari 12 persen pada tahun sebelumnya.
“Jadi momentumnya sangat baik, momentumnya sangat pas sehingga ini memperluas dari segi perdagangan, kerja sama, partnership, investasi terhadap kedua negara,” ujar Rosan.
Pertemuan Prabowo dan Putin berlangsung di Eastern Economic Forum ke-11 di Vladivostok, Rusia pada Kamis, 3 September 2026. Dalam forum tersebut, keduanya juga mengadakan pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing negara. Prabowo kembali ke Indonesia pada Jumat, 4 September 2026.
Lawatan Prabowo ke Rusia kali ini adalah kunjungan keempat kalinya sejak dirinya didapuk menjadi Presiden. Prabowo tercatat pernah menemui Putin di Rusia pada Juni dan Desember 2025, serta April 2026.
Sumber: Tempo.co

