Aksi magis Lionel Messi membuat timnas Inggris harus angkat koper dari Piala Dunia 2026.
Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina bergulir di Stadion new York New Jersey pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Timnas Inggris memimpin lebih dulu lewat Anthony Gordon sebelum Argentina membalas dua gol melalui Enzo Fernandez dan tandukan Lautaro Martinez pada injury time babak kedua.
Hebatnya, kedua gol timnas Argentina datang dari kejeniusan seorang Lionel Messi.
Assist pertamanya datang ketika ia menyodorkan bola kepada Enzo Fernandez di depan kotak penalti menyusul situasi sepak pojok.
Sodoran Messi sempurna, Enzo mengontrol bola dengan kaki kiri dan melepas tembakan roket kaki kanan.
Gol kemenangan terjadi setelah ia mendapatkan bola di sisi kanan penyerangan usai tandukan Alexis Mac Allister mengenai tiang bawah.
Messi mendapatkan bola kembali sebelum mengolah si kulit bundar dan mengirim umpan kaki kanan ke tiang jauh yang ditanduk Lautaro Martinez.
Catatan Emas Lionel Messi
Dua assist di laga tersebut membuat Messi masuk dalam jajaran spesial pemain-pemain yang menorehkan dua assist atau lebih di semifinal Piala Dunia.
Pemain terakhir yang mampu melakukannya adalah mantan kapten Jerman, Philipp Lahm di Piala Dunia 2014.
Beberapa nama lain di daftar tersebut adalah Fritz Walter (Jerman Barat pada 1954) dengan tiga assist dan Mario Zagallo bagi Brasil pada 1962.
Terlebih, Messi juga kini telah terlibat langsung dalam 12 gol di turnamen tahun ini dengan dua assist yang ia catatkan tersebut.
Messi memiliki catatan 8 gol dan 4 assist, salah satu catatan tertinggi sepanjang sejarah turnamen dan melewati torehan keterlibatan gol Kylian Mbappe bagi Perancis (8 gol dan 3 assist) di turnamen ini.
Messi kini bisa mengejar kontribusi keterlibatan 13 gol yang diciptakan oleh Gerd Mueller pada 1970 (10 gol dan 3 assist) serta Sandor Kocsis pada 1954 (11 gol dan 2 assist).
Messi juga secara keseluruhan telah membuat 12 assist di Piala Dunia, dengan 10 di antaranya datang di babak knockout.
Opta menuturkan bahwa tak ada pemain lain yang mencatatkan lebih dari delapan assist di Piala Dunia sejak statistik dicatat pada 1966.
Sumber: Kompas.com

