Kekayaan Donald Trump Melonjak, Raup Rp 21,5 Triliun dari Kripto

Kekayaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus melonjak. Pada tahun pertama menjabat sebagai presiden di periode kedua, Trump meraup pendapatan sekitar 1,2 miliar dolar AS atau Rp 21,5 triliun dari usaha kripto.

Penambahan kekayaan Trump itu tertuang dalam laporan keuangan wajib untuk tahun 2025 yang dirilis oleh Kantor Etika Pemerintah AS (OGE), Selasa (30/6/2026). Dalam dokumen setebal 927 halaman itu disebutkan, Trump menerima 550 juta dolar AS atau Rp 9,87 triliun dari hubungannya dengan perusahaan rintisan World Liberty Financial (WLF) pada tahun lalu.

WLF merupakan perusahaan mata uang kripto yang didirikan oleh Trump bersama putra-putranya pada September 2024. Perusahaan ini juga melibatkan keluarga utusan khusus Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff.

Dokumen itu menyebutkan royalti sebesar 635 juta dolar AS atau Rp 11,4 triliun yang diterima berdasarkan perjanjian lisensi terkait mata uang kripto $TRUMP. Mata uang kripto ini diluncurkan hanya beberapa jam sebelum pelantikan Trump sebagai presiden di periode kedua pada Januari 2025. Sebelumnya, Trump menjadi Presiden AS pada 2017-2021.

Menurut laporan Forbes, kekayaan Trump naik dari 2,3 miliar dolar AS pada 2024 menjadi 6,5 miliar dolar AS pada 2026. Usaha kripto menjadi sumber utama peningkatan kekayaan Trump yang melonjak hampir tiga kali lipat dalam kurun dua tahun.

Selain pendapatan yang diperoleh dari WLF dan mata uang kriptonya, Trump juga menghasilkan beberapa juta dolar AS dari saham di berbagai perusahaan publik. Perusahaan itu kebanyakan aktif dalam mata uang kripto, salah satunya perusahaan pialang Coinbase.

Sejumlah pihak menganggap Trump melakukan konflik kepentingan karena berinvestasi di industri mata uang kripto saat menjabat sebagai presiden. Ia juga dituduh mengambil beberapa langkah atau kebijakan untuk menderegulasi sektor tersebut yang menyebabkan harga aset melonjak.

Banyak usaha kripto Trump hanyalah perusahaan rintisan ketika ia dilantik. Namun, saat ini, usaha tersebut telah melampaui pendapatan sebagian besar unit usahanya yang sudah digeluti sejak lama. Peningkatan ini didorong oleh investor dan langkah Trump untuk menekan penindakan federal terhadap industri tersebut.

Tak hanya Trump, kekayaan istrinya, Melania Trump, ikut bertambah. Sumbernya termasuk dari film tentang dirinya yang dirilis Amazon Studios, yaitu sebesar 10 juta dolar AS. Selain itu, Melania juga memperoleh pendapatan sekitar 500.000 dolar AS dari bukunya berjudul Melania.

Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Anna Kelly menampik tuduhan terkait konflik kepentingan itu dan menganggapnya sebagai narasi usang. Ia mengatakan, semua tindakan Presiden Trump dan pemerintahannya dilakukan demi kepentingan terbaik rakyat AS.

”Baik Presiden Trump maupun keluarganya tidak pernah terlibat dan tidak akan pernah terlibat dalam konflik kepentingan,” ujar Kelly.

Saat ini, aset Presiden Trump dipegang dalam sebuah perwalian yang dikelola oleh putranya, Donald Trump Jr. Namun, anggaran dasarnya menetapkan entitas tersebut dapat dibubarkan kapan saja. Dengan begitu, Trump dapat memperoleh kembali kendali atas aset-asetnya segera setelah masa jabatan keduanya berakhir pada 2029.

Kekayaan Wakil Presiden AS JD Vance juga bertambah. Salah satu sumbernya adalah royalti sebesar 1-5 juta dolar AS dari memoarnya pada 2016 berjudul Hillbilly Elegy. Buku ini mengisahkan perjalanan hidupnya di tengah keluarga kelas pekerja yang mengalami kesulitan ekonomi.

Melampaui bisnis properti

Sebelum meraup keuntungan besar dari usaha kripto, Trump justru pernah mengkritiknya. Saat menjabat presiden pada periode pertama, ia bahkan menyebut bitcoin sebagai penipuan. Namun, kini Trump justru berbalik arah menjadi salah satu pendukung usaha kripto.

Bahkan, penghasilan Trump dari sektor kripto jauh lebih besar dari bisnis propertinya. BBC melaporkan, Trump menghasilkan sekitar 77 juta dolar AS dari klub Mar-a-Lago dan 122 juta dolar AS dari klub golfnya di Doral, Florida, AS.

Sumber lainnya berasal dari tiga klub golf di Bedminster (New Jersey), Jupiter (Florida), dan Turnberry (Skotlandia) yang masing-masing menyumbang pendapatan lebih dari 30 juta dolar AS. Selain itu, masih terdapat beberapa unit bisnis lain yang berkontribusi terhadap peningkatan kekayaan Trump.

”Ini termasuk 4,7 juta dolar AS dalam wujud royalti dari jam tangan bermerek Trump, bersama dengan Alkitab, sepatu olahraga, parfum, dan gitar bermerek Trump,” tulis laporan itu.

Laporan kekayaan Trump juga mencantumkan pendapatan sekitar 86,5 juta dolar AS dari penyelesaian berbagai kasus hukum. Beberapa di antaranya adalah gugatan terhadap ABC News sebesar 16 juta dolar AS, CBS Broadcasting dan CBS Interactive 16 juta dolar AS, Meta 24,5 juta dolar AS, Youtube 22 juta dolar AS, dan X 8 juta dolar AS.

Gedung Putih menyatakan, sebagian besar uang itu dialokasikan untuk perpustakaan kepresidenan Trump. Sebagian lainnya dialirkan ke organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk pemeliharaan situs taman di wilayah Washington DC. 

Sumber: Kompas.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *