Camat Ujung Pandang Nanin Sudiar meningkatkan kesiapsiagaan jajarannya menjelang masuknya musim penghujan.
Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah kebersihan drainase dan sistem tata kelola pembuangan air warga.
Nanin menjelaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan petugas drainase untuk menuntaskan laporan warga terkait drainase yang tersumbat.
Kecamatan Ujung Pandang saat ini memiliki 31 petugas drainase.
Selain berdasarkan laporan masyarakat, petugas tersebut juga bekerja berdasarkan instruksi dari pengawas drainase.
”Satgas menangani jika ada laporan warga ataupun yang dianggap sudah perlu untuk normalisasi drainase,” jelasnya, Selasa (27/10/2026).
Selain melalui petugas drainase, Nanin juga menggerakkan jajaran lurah dan pengurus RT/RW di Kecamatan Ujung Pandang.
”Imbauan kepada RT/RW se-Kecamatan Ujung Pandang beserta seluruh masyarakat Kecamatan Ujung Pandang agar kita tetap melakukan pembersihan di wilayah masing-masing, terutama untuk drainase-drainase yang tersumbat,” jelasnya.
Nanin meminta mereka untuk memantau kondisi drainase dan giat melaksanakan kerja bakti membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing.
”Karena kita untuk menghadapi musim penghujan di beberapa waktu mendatang, mengantisipasi jangan sampai terjadi banjir ataupun genangan yang bisa memberikan dampak buruk bagi kita semuanya,” jelasnya.
Nanin juga mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelancaran aliran air drainase.
”Saya imbau kepada Bapak/Ibu supaya jangan membuang sampah di saluran air, drainase, got, selokan, maupun membuang sampah di laut,” jelasnya.
Ia mengatakan, persoalan drainase harus menjadi perhatian bersama, mulai dari hulu hingga ke hilir.
”Kenapa? Karena itu akan mengotori lingkungan, mencemari lingkungan, dan akan membuat banjir pada saat musim penghujan nanti,” ucapnya.
Sumber: Tribunnews.com

