Badai petir membuat pertandingan babak kedua Grup I Piala Dunia 2026 antara Perancis dan Irak di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, ditunda, Selasa (23/6/2026) WIB. Cuaca buruk membuat penyelenggara ajang kelas dunia itu pun bertekuk lutut dan meminta pemain dari kedua kesebelasan dan puluhan ribu penonton yang hadir untuk mencari tempat berteduh sementara.
Tim nasional Perancis sempat unggul di babak pertama melalui gol yang diciptakan oleh Kylian Mbappe melalui umpan dari Michael Olise. Gol pada menit ke-14 itu sukses membuat Perancis unggul hingga babak pertama berakhir.
Perancis terlihat mendominasi pada babak pertama pertandingan itu dengan penguasaan bola mencapai 58 persen. Tim yang mendapat julukan ”Les Bleus” itu konsisten melancarkan serangan ke gawang Irak yang dijaga oleh kiper Ahmed Basil dengan melepaskan empat tembakan, satu di antaranya berbuah gol.
Pada pertandingan sebelumnya, Perancis tampil gemilang setelah menundukkan Senegal dengan skor 3-1. Perancis pun memasang target membabat habis lawan-lawannya pada babak awal Piala Dunia agar dapat terus melaju ke babak final.
Meski berlangsung seru, cuaca buruk yang semakin dekat dan mewujud pada menit ke-37 pertandingan membuat panitia menerapkan jeda pada babak kedua. Penyelenggara ajang itu sampai harus menampilkan pengumuman di layar raksasa untuk menghimbau agar hadirin berlindung dari hujan deras itu.
Penundaan pertandingan itu merupakan yang pertama selama berlangsung Piala Dunia 2026. Hujan deras itu juga mengganggu jalannya pertandingan antara Norwegia dan Senegal di New Jersey.
Prediksi ancaman badai tersebut telah dirilis beberapa waktu sebelumnya oleh The National Weather Service atau badan cuaca nasional AS. Badai itu bahkan diprediksi dapat memunculkan angin tornado di beberapa lokasi di AS. Terkait hal itu, penyelenggara Piala Dunia telah menghimbau penonton agar tidak datang ke stadion karena kondisi cuaca buruk.
Berdasarkan peraturan FIFA, jeda pertandingan dan evakuasi penonton wajib dilakukan selama 30 menit jika terdeteksi terjadinya kilat dalam radius 12,8 kilometer dari stadion tempat laga berlangsung. Penghitungan waktu itu direset setiap kali terjadi serangan petir dalam radius itu.
Sejumlah stadion yang berada di kawasan rawan banjir, seperti Stadion MetLife di New Jersey, pun harus melakukan mitigasi ekstra akan hal tersebut. Beberapa stadion lainnya juga bersiap melakukan antisipasi jika cuaca buruk berupa badai petir kembali terjadi demi menjaga keselamatan pemain dan penonton.
Perubahan iklim menampakkan wujudnya di Piala Dunia 2026. Jika pada akhir pekan sebelumnya pertandingan antara AS dan Australia terhenti sejenak karena wasit Felix Zwayer mengalami keram akibat cuaca panas terik, sekitar tiga hari kemudian cuaca buruk karena hujan deras dan badai petir pun menyebabkan penundaan pada laga Perancis melawan Irak.
Pertandingan antara Perancis dan Irak dilanjutkan setelah cuaca dinilai mendukung. Tribune pun kembali penuh oleh penonton. Riuh rendah teriakan penonton kembali menggema di stadion.
Dalam lanjutan pertandingan itu, Kylian Mbappe dan Ousman Dembele menambah masing-masing satu gol untuk tim mereka. Mbappe mencetak gol pada menit ke-54, sedangkan Dembele menyumbang skor pada menit ke-66. Dengan hasil ini, Perancis kokoh di puncak klasemen sementara Grup I dengan perolehan 6 poin. Perancis memastikan melaju ke babak gugur.
Sumber: Kompas.id

