Sopir truk kontainer berinisial MDA melapor ke polisi diduga dianiaya petugas patroli tol di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Peristiwa itu terjadi usai sopir truk ditegur petugas tol agar memindahkan kendaraannya di jalanan.
“Betul, ada laporannya masuk dan sementara di proses lidik,” kata Kapolsek Tallo AKP Asfada kepada detikSulsel, Minggu (7/6/2026).
Dugaan penganiayaan itu terjadi di Jalan Galangan Kapal, Kecamatan Tallo, Sabtu (6/6) sekitar pukul 06.45 Wita. Petugas patroli tol yang diduga melakukan penganiayaan belum diketahui identitasnya.
“Pelapor MDA, terlapor tertulis di laporan petugas patroli jalan tol,” tambahnya.
Asfada belum memastikan pemicu perselisihan antara sopir truk kontainer dengan petugas patroli tol berujung dugaan penganiayaan tersebut. Namun sopir truk awalnya ditegur oleh terlapor.
“Kalau di laporan korban, pelapor sementara tidur di atas kendaraannya kemudian datang petugas patroli tol membangunkan dan meminta kendaraannya dipindahkan,” paparnya.
“Namun pelapor keberatan dengan cara terlapor membangunkan sehingga terjadi adu mulut dan adu fisik antara pelapor dan terlapor,” sambung Asfada.
Penyidik masih menyelidiki kasus dugaan penganiayaan ini. Asfada menegaskan pihaknya baru menerima laporan dari sopir truk kontainer.
“Penyidik masih melakukan pengumpulan keterangan untuk mengetahui secara fakta laporan yang dilaporkan. Sampai tadi pagi yang ada masih sopir, untuk petugas patroli tol belum saya terima laporan dari SPKT,” jelasnya.
Diketahui, dugaan penganiayaan ini terekam kamera hingga videonya beredar di media sosial. Dari video beredar, terlihat deretan truk di jalan, sedangkan mobil petugas tol berada di bagian belakang. Di lokasi itulah sopir truk dan petugas tol terlibat perselisihan berujung dugaan penganiayaan.
Sumber: Detik.com

