Pos RT dan RW Disiapkan Jadi Titik Nobar

Antusiasme menyambut Piala Dunia 2026 mulai terasa di sejumlah lingkungan permukiman di Kota Makassar

Warga di tingkat RT dan RW kini mendapat kesempatan menggelar nonton bareng (nobar) secara resmi setelah TVRI selaku pemegang hak siar nasional memberikan izin gratis bagi kegiatan nobar non-komersial melalui program Bola Gembira TVRI.

Sejumlah pengurus RT dan RW di Kota Makassar bahkan telah mendaftarkan lokasi nobar mereka dan mulai menyiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Ketua RW 005 Kelurahan Bangkala, Gunaldi, mengaku persiapan lokasi nobar di wilayahnya telah rampung.

Kawasan yang dipimpinnya bahkan telah terverifikasi oleh TVRI sebagai salah satu titik resmi penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026.

“Sudah terverifikasi oleh TVRI sebagai salah satu tempat nobar,” kata Gunaldi, Minggu (7/6).

Menurutnya, proses pendaftaran berlangsung cukup mudah dan cepat.

Pengurus lingkungan hanya perlu melakukan pemindaian barcode yang disediakan TVRI melalui media sosial, kemudian mengisi data yang diperlukan.

Gunaldi menjelaskan, pendaftaran dilakukan pada Jumat lalu dan status verifikasi diterima sehari kemudian.

“Sangat cepat prosesnya. Hasil verifikasi bisa langsung dicek melalui website,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan nobar, pihaknya telah menyiapkan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) sebagai pusat kegiatan warga selama berlangsungnya pertandingan Piala Dunia.

Lokasi tersebut dipilih karena selama ini kerap digunakan sebagai tempat berkumpul warga dalam berbagai kegiatan bersama, termasuk menonton pertandingan sepak bola.

Di Poskamling tersebut telah tersedia berbagai fasilitas pendukung seperti proyektor, pengeras suara, dan kursi untuk penonton.

“Sudah biasa jadi tempat nobar. Semua peralatan tersimpan di situ,” katanya.

Semangat serupa juga terlihat di Kelurahan Untia.

Ketua RT 002 RW 005 Kelurahan Untia, Akbar, mengaku beberapa hari terakhir disibukkan dengan persiapan lokasi nobar bersama para pemuda setempat.

Ia mengajak warga, khususnya kalangan pemuda, untuk bergotong royong menyiapkan seluruh kebutuhan teknis agar pelaksanaan nobar dapat berjalan lancar.

“Sementara kami persiapan, cari dan kumpulkan alat-alat,” ujarnya.

Menurut Akbar, salah satu peralatan paling penting yang harus dipastikan tersedia adalah proyektor agar pertandingan dapat disaksikan bersama dalam layar besar.

Nobar di wilayah Untia rencananya akan dipusatkan di depan Lapangan Badminton yang berada tepat di depan Kantor LPM Kelurahan Untia.

Untuk mengakomodasi tingginya minat warga, panitia telah menyiapkan lebih dari 100 kursi.

Namun berdasarkan pengalaman pada ajang-ajang sepak bola sebelumnya, jumlah tersebut diperkirakan masih belum mencukupi.

“Kalau pengalaman nobar sebelumnya, sangat banyak warga yang ikut, bahkan sampai tidak cukup kursi,” kata Akbar.

Ia optimistis antusiasme masyarakat akan kembali tinggi pada Piala Dunia tahun ini.

Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan nobar dinilai mampu mempererat hubungan sosial antarwarga.

Menurutnya, nobar telah menjadi tradisi yang selalu menghadirkan suasana kebersamaan di lingkungan masyarakat, terutama saat pertandingan tim-tim besar dunia berlangsung.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Turnamen empat tahunan tersebut akan mencatat sejarah sebagai edisi pertama yang digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sumber: Tribunnews.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *