Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menyiapkan 150 tenant bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Sulsel.
MTQ tingkat Sulsel dimulai 10 hingga 18 April 2026.
Seluruh tenant akan ditempatkan sepanjang Jl Boulevrad, Maros.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kopumdag) Maros, Andi Syam Sophyan, mengatakan penataan tenant dilakukan agar kawasan MTQ terlihat rapi dan nyaman bagi pengunjung.
“Karena ini event besar, tentunya harus ada penataan UMKM yang rapi agar tamu dari 23 kabupaten/kota bisa lebih nyaman,” katanya, Senin (5/4/2026).
Dari total 150 tenant yang disiapkan, sebanyak 110 diperuntukkan khusus UMKM lokal Maros, sementara 40 lainnya untuk UMKM dari luar daerah.
Panitia tidak menganggarkan pengadaan tenant.
Tenant pameran yang diisi 24 kabupaten/kota di kawasan Alun-alun Sulselbar disediakan secara gratis.
Khusus UMKM lokal Maros dikenakan biaya akomodasi sebesar Rp2 juta per tenant, sedangkan UMKM luar daerah sebesar Rp3,5 juta.
“Kenapa harganya berbeda, ini bentuk perhatian kita kepada UMKM lokal Maros,” jelasnya.
Biaya sudah mencakup fasilitas lengkap seperti tenda ukuran 3×3 meter, instalasi listrik, meja, kursi, backdrop frame hingga kebersihan selama tujuh hari pelaksanaan.
Panitia juga menyiapkan hadiah menarik berupa satu paket umrah gratis yang akan diundi khusus bagi pelaku UMKM lokal Maros saat penutupan MTQ.
“Bahkan satu tenant bisa diisi dua UMKM agar biaya lebih ringan,” tambahnya.
Tercatat lebih dari 40 UMKM lokal Maros dan 32 UMKM luar daerah telah mendaftar dan akan segera mendapatkan nomor tenant dari panitia.
Diperkirakan sebanyak 3.000 hingga 4.000 orang akan hadir dari 24 kafilah kabupaten/kota se-Sulsel.
Kegiatan dipusatkan di Lapangan Pallantikang yang dinilai strategis dan mampu menampung lonjakan pengunjung, terutama saat pembukaan.
“Peserta saja lebih dari seribu orang. Saat pembukaan pasti membludak karena kita juga mengundang artis religi,” katanya.
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, menyebutkan seluruh persiapan saat ini telah memasuki tahap finalisasi.
“Alhamdulillah persiapan kami sudah dalam tahap final. Koordinasi dengan semua pihak terus kita mantapkan hingga hari H nantinya,” ujarnya yang juga ketua panita MTQ.
Rangkaian kegiatan diawali penerimaan kafilah pada 10 April di Baruga A dan B Kantor Bupati Maros, yang diperkirakan diikuti sekitar 3.000 peserta.
Para peserta akan ditempatkan di 184 titik pemondokan yang tersebar di enam kecamatan, yakni Turikale, Mandai, Maros Baru, Lau, Bantimurung, dan Marusu.
Selanjutnya 11 April akan digelar malam ta’aruf sekaligus pelantikan 117 dewan hakim.
Sumber: tribunnews.com

