Tinjau Daerah Rusak Parah karena Banjir Aceh, Mendagri Tito: Pemulihan Semakin Baik

Sebanyak tujuh kabupaten di Provinsi Aceh yang mengalami kerusakan terberat karena banjir November 2025 lalu kini mulai membaik.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian ditemani Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Wakil Gubernur Aceh Fadhullah, dan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Falrky, saat berkunjung ke lokasi pengungsian di Desa Sahraja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh Kamis (22/1/2026) sore.

“Pemulihan semakin baik, saya melihat Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues,” ucap Tito Karnavian kepada wartawan di lokasi.

Khusus untuk Kabupaten Bireuen, pusat kota aman. Hanya di pedalaman masih terdapat lumpur dan jembatan putus.

Adapun untuk Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah, akses jalan putus.

“Kini sudah terhubung dan logistik lancar,” katanya. Khusus Aceh Timur, dia menyebutkan sudah ada kemajuan setelah dua kali meninjau kabupaten itu.

Fokus pemulihan sambungnya untuk pembangunan hunian sementara.

“Kami akan membantu terus. Selain juga bantuan Presiden sudah diberikan Rp 4 miliar di Aceh Timur. Transfer keuangan daerah juga tidak dikurangi, bahkan ditambah, supaya keuangannya ada,” katanya.

Sekadar diketahui, dua hari terakhir, Tito yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekontruksi Pascabencana Sumatera meninjau sejumlah lokasi dimulai dari Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, dan terakhir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kunjungannya kali ini fokus pada daerah terparah yang mengalami kerusakan di masing-masing kabupaten.

Sumber: kompas.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *