Pemerintah Targetkan Transaksi Harbolnas 2025 Rp 35 Triliun

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 kembali akan digelar selama tujuh hari pada 10-16 Desember. Kondisi ekonomi nasional yang tumbuh sebesar 5,04 persen secara tahunan (yoy) pada triwulan III 2025 diyakini mampu mendorong kenaikan transaksi pada gelaran belanja tahunan tersebut.

Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dan pemerintah pun mempersembahkan periode diskon untuk produk lokal di sepanjang Harbolnas 2025. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag), mengawal langsung perjalanan Harbolnas 2025.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah berkomitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurut dia, selama lebih dari satu dekade, Harbolnas telah terbukti efektif dalam mendorong aktivitas belanja digital.

“Pada tahun 2024, program ini mencatat transaksi Rp 31,2 triliun dengan kontribusi produk lokal sebesar Rp 16,1 triliun, atau 51,6 persen. Di tahun 2025 ini, Harbolnas menargetkan peningkatan transaksi setidaknya 10 persen dibanding tahun lalu, yakni Rp 35 triliun serta mendorong partisipasi 1.000 pelaku UMKM,” kata Airlangga di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Menurut dia, program itu untuk mendorong pertumbuhan pada Desember 2025. Hal itu diluncurkan bersama dengan program EPIC Sale, BINA Great Sale, dan Belanja di Indonesia Aja. “Nah target spending di bulan Desember Rp 110 triliun. Jadi harapannya ini bisa jadi mengungkit pembelian. Kemudian tentu produk lokal kita harapkan bisa ditingkatkan,” ujar Airlangga.

Dia berharap, pelaksanaan Harbolnas bisa meningkatkan mobilitas masyarakat. Dengan begitu, menurut Airlangga, jumlah orang Indonesia yang berkeliling untuk liburan akhir tahun juga bisa meningkat.

“Karena ini diharapkan pertumbuhan di bulan Desember ini atau di kuartal keempat, Indonesia berharap pertumbuhannya range-nya antara 5,4 sampai 5,6 persen. Jadi konsumsi diharapkan menjadi pengungkit,” kata Airlangga.

Mendag Budi Santoso menegaskan komitmen kementerian dalam mendorong peningkatan ekonomi bagi para pelaku usaha. Dia menyampaikan, Harbolnas 2025 menjadi momentum strategis untuk mendorong peningkatan daya beli masyarakat.

“Diharapkan momentum Harbolnas ini dapat dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat branding produk lokal, memberikan ruang yang lebih besar bagi

produk dalam negeri, dan yang paling penting membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk buatan Indonesia,” kata Budi.

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Hilmi Adrianto meyakini, Harbolnas akan tetap menjadi ajang konsumsi yang efektif bagi masyarakat. “Nama besar Harbolnas dengan segala promo besar yang ditawarkan tentu menjadi momen paling dinanti untuk bisa memenuhi kebutuhan produk impian,” ucap Hilmi.

Sumber: republika.co.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *