Aktor populer Korea, Seo Kang Joon mengungkap alasan dirinya tak mau menggelar fan meeting seperti artis lainnya.
Dalam perbincangan di Fairy Jae Hyung, Seo Kang Joon secara terbuka mengungkap pandangannya tentang fan meeting.
“Saya ingin mengubah cara penyelenggaraan fanmeeting,” ujarnya. “Ada berbagai masalah praktis yang terlibat,” lanjutnya.
Dia menyinggung pertimbangan finansial dari perspektif agensi dan mengatakan bahwa dia telah mengajukan satu permintaan khusus kepada perusahaannya.
“Dari perspektif perusahaan, ada kekhawatiran finansial. Saya hanya meminta satu hal kepada perusahaan: ‘Saya menghargai dan merasa terhormat dengan acara temu penggemar, tetapi saya tidak ingin menghasilkan uang dari acara tersebut,'” ucapnya.
“‘Saya tidak dapat mengadakan acara temu penggemar jika saya harus memungut biaya tiket,’” ujarnya.
Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa para penampil yang mengadakan pertemuan penggemar melakukannya karena mereka memiliki keterampilan untuk menampilkan pertunjukan.
“Mereka yang melakukannya memiliki kemampuan untuk itu, tetapi saya bukan seseorang yang dapat memberi mereka pertunjukan besar melalui tarian, nyanyian, percakapan cerdas, atau humor,” katanya.
“Saya ingin orang-orang datang karena mereka benar-benar ingin melihat saya, dan saya rasa saya tidak seharusnya mengambil uang dari mereka untuk itu. Itu karena saya tidak memiliki cukup kemampuan untuk ditawarkan dalam hal kemampuan tersebut,” tambah Seo Kang Joon.
Pembawa acara Jung Jae Hyung memahami perasaan Seo Kang Joon tetapi menunjukkan bahwa harga tiket dapat menjadi beban bagi penggemar.
“Pada saat yang sama, saya pikir banyak orang akan berkata, ‘Lakukan saja,’ karena proyek-proyek Anda jarang sekali dirilis,” sarannya.
Seo Kang Joon mengakui bahwa keputusannya untuk tidak mengadakan fan meeting juga membuatnya merasa menyesal terhadap para penggemarnya.
“Itulah mengapa saya merasa tidak enak karena tidak melakukannya. Jadi saya memikirkan cara lain: mari kita aktifkan fan café,” katanya.
Jung Jae Hyung menanggapi dengan bercanda, “Bukankah itu sesuatu dari tahun 1995? Apakah fan café masih ada?” Seo Kang Joon membenarkan bahwa fan café masih ada.
“Idenya adalah untuk mengobrol dengan penggemar secara langsung di sana,” jelasnya.
Seo Kang Joon setuju dengan pandangan Jung yang mengatakan bahwa daripada membuat penggemar membayar hanya untuk menonton tarian atau pertunjukan konvensional, ia percaya mereka dapat menemukan format yang lebih berfokus pada interaksi yang tulus.
“Menemukan cara itu adalah tujuannya, dan saya juga sedang membicarakan hal itu dengan perusahaan saya,” ujar Seo Kang Joon.
Sumber; Kompas.com

