Camat Tallo Siap Gaungkan Tukar Sampah di Kawasan CFD Ade Irma Nasution 

Dalam rangka mendukung pengelolaan sampah yang terintegrasi serta penyiapan sarana distribusi produk urban farming, Camat Tallo Andi Husni bakal menggelar car free day dan pasar tani rutin di Jalan Ade Irma Nasution.

‎Jalan Ade Irma Nasution merupakan jalan yang memanjang di samping Kantor Kecamatan Tallo, menghubungkan Jalan Ir H. Djuanda dan Jalan Arif Rahman Hakim.

‎”Jadi nanti ke depannya kami akan menjadikannya sebagai pusat kegiatan masyarakat setiap minggunya,” ucap Andi Husni, Sabtu (20/6).

‎Menurut Andi Husni, kegiatan tersebut akan memadukan berbagai aktivitas masyarakat dalam satu kawasan, mulai dari olahraga, pasar tani hasil urban farming, hingga layanan penukaran sampah di Sentra Tukar Sampah.

‎Kegiatan olahraga yang akan dilaksanakan adalah senam pagi yang dapat diikuti masyarakat setiap pelaksanaan car free day.

‎Di sisi lain, sepanjang Jalan Ade Irma Nasution akan disiapkan stan penjualan produk hasil urban farming RT/RW dari setiap kelurahan di Kecamatan Tallo. 

‎Produk tersebut akan dipasarkan langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari penguatan ekonomi warga berbasis lingkungan.

‎”Jadi segala macam tanaman dan kerajinan tangan warga dan RT/RW akan dipasarkan di situ,” ucapnya. 

‎Sementara itu, masyarakat juga dapat membawa sampah rumah tangga untuk ditukarkan di Sentra Tukar Sampah Kecamatan Tallo.

‎Sentra Tukar Sampah tersebut berada di Jalan Ir. H. Djuanda dan telah diresmikan oleh Ketua Dewan Lingkungan Hidup Makassar Melinda Aksa pada Sabtu (20/6)

‎Fasilitas ini menjadi yang pertama di Kota Makassar.

‎Menurut Andi Husni, kegiatan car free day dan pasar tani akan terus dikembangkan.

‎Ia berharap, program ini dapat menjadi gerakan bersama masyarakat dalam menyukseskan pengelolaan sampah dan urban farming. 

‎“Harapan kami, masyarakat semakin terbiasa dengan gaya hidup yang peduli lingkungan, memanfaatkan lahan pekarangan untuk urban farming, dan menjadikan kawasan ini sebagai pusat penyaluran sampah,” tuturnya.

‎Dengan konsep tersebut, Andi Husni berharap Kecamatan Tallo dapat menjadi contoh wilayah yang berhasil mengintegrasikan pengelolaan sampah dan urban farming di masyarakat.

Sumber: Tribunnews.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *