3 Ribu Galon Air Zam-Zam Masuk Embarkasi Makassar, 1 Jamaah 1 Galon

Sebanyak 3.000 galon air zam-zam tahap pertama tiba di Embarkasi Makassar, Asrama Haji Sudiang, Jumat (8/5/2026). 

Setiap galonnya berisi lima liter air zam-zam yang telah dikemas secara rapi.

Kedatangan air zam-zam ini menjadi bagian dari persiapan layanan bagi jamaah haji Embarkasi Makassar tahun 2026.

Nantinya, setiap jamaah akan mendapatkan satu galon setibanya dari tanah suci.

Ketua Seksi Layanan Air Zam-Zam Embarkasi MakassarAbdullah mengatakan, total air zam-zam yang akan diterima Embarkasi Makassar mencapai 16.913 botol.

Jumlah itu sudah termasuk stok cadangan yang disiapkan oleh pihak PT Garuda Indonesia.

Distribusi air zam-zam dilakukan secara bertahap dalam beberapa hari ke depan hingga seluruh kebutuhan terpenuhi.

“Insyaallah tahap berikutnya juga 3.000 botol sampai mencukupi 16.913 botol,” katanya kepada Tribun Timur di Asrama Haji Sudiang Makassar.

“Itu sudah termasuk di dalamnya cadangan yang disiapkan oleh pihak PT Garuda,” tambah dia.

Menurutnya, jadwal kedatangan air zam-zam telah disusun secara bertahap. 

Pada 9 Mei 2026 dijadwalkan kembali masuk 3.000 botol, kemudian berlanjut pada 10 Mei dan 11 Mei dengan jumlah yang sama.

“Itu sampai mencukupi total 16.913 botol,” ungkapnya sambil memperlihatkan air zam-zam.

Meski stok mulai berdatangan, pihak embarkasi belum langsung mendistribusikan air zam-zam kepada jamaah maupun daerah asal jamaah. 

Saat ini, Embarkasi Makassar masih menunggu kelengkapan administrasi dari masing-masing kantor wilayah dan kabupaten/kota.

“Kami masih menunggu dokumen dan persyaratan yang harus disiapkan oleh setiap Kanwil dan kabupaten/kota yang masuk di Embarkasi Makassar,” ujarnya.

Nantinya, kata dia, pihak embarkasi akan terlebih dahulu mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kantor wilayah terkait mekanisme pengambilan air zam-zam.

“Kalau dokumen sudah lengkap, baru kita serahkan air zam-zam kepada masing-masing kantor wilayah dan kabupaten/kota yang masuk dalam Embarkasi Makassar,” jealsnya.

Abdulah menyebut, setelah surat edaran diterbitkan, pihak Kanwil akan meneruskan informasi tersebut ke daerah masing-masing sebelum petugas datang ke Asrama Haji Sudiang untuk mengambil air zam-zam jamaah.

Sumber: tribunnews.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *