Rating Oscar 2026 Anjlok, Dulu 50 Juta Kini Hanya 17 Juta Penonton

Ajang Academy Awards ke-98 atau Oscar 2026 mencatat penurunan jumlah penonton, melanjutkan tren melemahnya minat terhadap siaran penghargaan bergengsi tersebut.

Disiarkan langsung dari Dolby Theatre, Los Angeles, pada 15 Maret 2026, acara yang dipandu oleh Conan O’Brien ini hanya menarik sekitar 17,86 juta penonton.

Angka tersebut turun 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 19,69 juta penonton.

Turun di Semua Segmen, Tapi Masih Dominan

Berdasarkan data Nielsen, penurunan juga terjadi pada demografi penting usia 18–49 tahun. Rating di segmen ini tercatat 3,92, turun sekitar 14 persen dari tahun 2025.

Meski demikian, Oscar tetap menjadi salah satu tayangan hiburan paling banyak ditonton tahun ini.

Bahkan, interaksi di media sosial justru meningkat signifikan hingga 42 persen, dengan total lebih dari 181 juta impresi.

Daftar Pemenang Oscar 2026

Sejumlah film dan sineas mencuri perhatian di malam penghargaan:

Film Terbaik & Sutradara Terbaik: One Battle After Another oleh Paul Thomas Anderson

Aktor Terbaik: Michael B. Jordan lewat film Sinners

Skenario Asli Terbaik: Ryan Coogler (Sinners)

Aktris Terbaik: Jessie Buckley lewat Hamnet

Film Animasi Terbaik: KPop Demon Hunters

Masalah Teknis dan Persaingan Jadi Faktor

Meski menghadirkan momen emosional dan hiburan dari Conan O’Brien, siaran Oscar 2026 tak luput dari kritik.

Beberapa gangguan teknis, termasuk pemotongan pidato pemenang, dinilai mengganggu pengalaman menonton.

Selain itu, acara ini juga harus bersaing dengan siaran olahraga besar seperti World Baseball Classic, yang menarik jutaan penonton di waktu bersamaan.

Mengapa Rating Oscar Terus Menurun?

Penurunan jumlah penonton Oscar bukan fenomena baru. Ada beberapa faktor utama yang memengaruhinya:

1. Perubahan Kebiasaan Menonton Peralihan ke platform streaming membuat penonton tidak lagi bergantung pada siaran langsung televisi.

2. Minimnya Film “Populer”

Film blockbuster seperti Titanic atau The Lord of the Rings: The Return of the King dulu mampu menarik penonton luas. Kini, banyak pemenang berasal dari film arthouse yang lebih niche.

3. Kurangnya Momen Viral

Oscar sering meroket berkat momen tak terduga, seperti insiden panggung atau pidato kontroversial. Tanpa itu, gaung acara cenderung lebih kecil.

4. Persaingan Konten

Acara hiburan kini harus bersaing dengan olahraga, streaming, hingga media sosial.

Dari Masa Kejayaan ke Era Digital

Pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an, Oscar pernah mencapai lebih dari 50 juta penonton.

Namun, angka tersebut terus menurun, bahkan sempat menyentuh titik terendah saat pandemi COVID-19 pada 2021 dengan hanya 10,4 juta penonton.

Meski sempat pulih, tren jangka panjang menunjukkan bahwa Oscar kini harus beradaptasi dengan lanskap hiburan yang semakin terfragmentasi.

Akankah Oscar Bangkit?

Dengan meningkatnya interaksi digital dan potensi momen viral, Oscar masih memiliki peluang untuk kembali menarik perhatian publik.

Namun, tantangan dari perubahan perilaku penonton dan persaingan konten akan tetap menjadi pekerjaan rumah besar ke depan.

Sumber: kompas.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *