Kapan Idul Fitri di Australia dan Kesultanan Oman?

Dewan Fatwa Australia telah mengumumkan bahwa Ramadhan 1447 H akan berakhir pada Kamis, 19 Maret 2026. Sehingga Jumat, 20 Maret 2026 menjadi hari pertama Idul Fitri dan awal bulan Syawal 1447 H.

Keputusan ini diambil setelah konsultasi yang cermat dengan observatorium bulan lokal dan internasional, menggunakan perhitungan penampakan bulan baru, terbenamnya bulan, dan visibilitasnya di Australia dan wilayah sekitarnya, sebuah metode yang diakui oleh banyak dewan ulama terkemuka di dunia.

Dewan Imam Nasional Australia dan Dewan Fatwa mengakui bahwa beberapa ulama dan imam mungkin mengikuti metode alternatif. Mereka mendesak masyarakat untuk menghormati perbedaan ini dan berupaya menuju persatuan, melestarikan nilai-nilai dan kepentingan bersama.

Mufti Agung Australia, Dr Ibrahim Abu Mohamad dan para imam anggota Dewan Imam Nasional, menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri terhangat kepada umat Muslim, dikutip dari laman Gulf News, Senin (16/3/2026)

Mereka juga mendorong warga Australia untuk mengenang saudara-saudari di Gaza, Palestina dalam doa, donasi, dan dukungan. Serta mendorong untuk berinteraksi dengan tetangga dan teman untuk berbagi citra Islam yang damai dan benar.

Hari pertama Idul Fitri ditentukan berdasarkan perhitungan pengamatan bulan yang cermat, termasuk penampakan bulan baru, waktu terbenamnya, dan visibilitasnya di seluruh Australia dan wilayah sekitarnya.

Metode ini selaras dengan praktik ilmiah global yang telah mapan, memastikan awal yang konsisten dan akurat untuk bulan Syawal 1447 Hijriyah sambil menghormati keragaman pendapat dalam komunitas Muslim.

Sementara itu, Oman secara resmi mengumumkan libur Idul Fitri untuk karyawan di sektor publik dan swasta, dengan libur yang dijadwalkan dari 19 hingga 23 Maret 2026, menurut pengumuman resmi. Pihak berwenang mengkonfirmasi bahwa pekerjaan akan dilanjutkan pada 24 Maret setelah berakhirnya masa libur.

Libur panjang ini akan memungkinkan keluarga di seluruh Kesultanan Oman untuk berkumpul bersama merayakan salah satu hari raya keagamaan terpenting dalam kalender Islam.

Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan, secara tradisional dirayakan dengan shalat Ied, kunjungan keluarga (silaturahim), pemberian sedekah (zakat fitrah), dan makan bersama.

Hari raya ini juga merayakan nilai-nilai kasih sayang, solidaritas sosial, dan rasa syukur setelah sebulan berpuasa dari subuh hingga matahari terbenam, dikutip dari laman Gulf News, Senin (16/3/2026)

Proyeksi astronomi menunjukkan bahwa Ramadhan tahun ini diperkirakan akan berlangsung selama 30 hari di sebagian besar negara. Sehingga Idul Fitri kemungkinan besar akan jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026, tergantung pada pengumuman resmi penampakan bulan sabit.

Namun, Oman sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa hari Kamis, 19 Februari 2026, akan menandai hari pertama Ramadhan di Kesultanan, sementara beberapa negara Teluk lainnya memulai puasa pada hari Rabu, 18 Februari.

Perbedaan ini berarti bahwa jika Idul Fitri dikonfirmasi pada hari Jumat di seluruh wilayah, Oman akan telah berpuasa selama 29 hari, sementara negara-negara yang memulai Ramadhan sehari sebelumnya akan menyelesaikan puasa penuh selama 30 hari.

Seperti biasa, penentuan akhir akan tergantung pada penampakan resmi bulan sabit penanda awal bulan Syawal oleh otoritas keagamaan terkait.

Sumber: republika.co.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *