15 Remaja Tembak-tembakan Pakai Senjata Mainan di Manggala Makassar Ditangkap

Sebanyak 15 remaja diamankan gegara tembak-tembakan menggunakan senjata mainan di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Senjata mainan ‘Omega’ berpeluru jelly dan butiran plastik yang digunakan para remaja tersebut turut disita aparat kepolisian.
Para remaja tersebut diamankan dalam patroli aparat kepolisian di wilayah Kecamatan Manggala pada Sabtu (28/2) dini hari. Para orang tua masing-masing pemuda itu dipanggil sebelum kelima belas pemuda tersebut dibebaskan.

“Ada 15 orang pemuda diamankan semalam sebagai efek jerah masing-masing orang tua dihadirkan dan membuat pernyataan,” kata Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’Longan dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Semuel menjelaskan, aktivitas tersebut dilakukan oleh kelompok remaja hingga orang dewasa. Aksi mereka dibubarkan karena dianggap meresahkan masyarakat.

Aksi tembak-tembakan tersebut kerap dilakukan di jalan raya hingga mengganggu aktivitas pengendara. Mereka melakukan konvoi menggunakan sepeda motor sambil melakukan aksi saling serang.

Semuel memastikan pihaknya kembali meningkatkan intensitas patroli sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Manggala.

“Patroli wilayah kami intensifkan hingga menjelang waktu sahur dan setelah salat subuh guna mengantisipasi aktivitas yang dapat mengganggu keamanan lingkungan,” ujarnya.

Seluruh personel Bhabinkamtibmas juga diminta berkoordinasi bersama RT/RW dalam memberikan imbauan kepada masyarakat. Orang tua pun diminta lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak bermain senjata karena berisiko melukai diri sendiri maupun orang lain.

“Polsek Manggala berharap peran aktif masyarakat dapat membantu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas akibat tren permainan berbahaya yang saat ini tengah marak di kalangan remaja,” jelas Semuel.

Sumber: detik.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *