Rp 620 Juta Melayang

PSM Makassar harus merogoh kocek Rp60 juta pada laga pekan 19 Super League 2025/2026.

Nominal tersebut untuk membayar denda dijatuhakn Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Skuad Juku Eja dihukum buntut ulah suporter masuk ke lapangan usai pertandingan melawan Semen Padang, Senin (2/2/2026).

Duel yang berlangsung pada pekan 19 Super League ini berakht imbang tanpa gol.

Hasil tersebut membuat Pasukan Ramang tanpa kemenangan di tujuh laga.

Tak ayal, pemain ke 12 masuk ke lapangan untuk meminta penjelasan kepada manajemen, pelatih dan pemain atas situasi dialami tim kebanggaannya.

Penjatuhan sanksi ini tertuang dalam Salinan Keputusan Komdis PSSI Nomor 144/SK/KD-PSSI/II/2026 terkait tanggung jawab terhadap tingkah laku buruk penonton.

Dalam putusan tersebut, PSM Makassar melanggar Pasal 70 Ayat 1, Ayat 2, dan lampiran Kode Disiplin PSSI 2025.

“Klub PSM Makassar dikenakan sanksi denda sebesar Rp 60.000.000,- (enam puluh juta juta rupiah).”

Klub dengan tujuh trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia berpotensi mendapat hukuman lebih berat jika pelanggaran serupa terulang.

Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha sendiri memahami kondisi suporter dengan rentetan hasil kurang bagus didapat timnya.

Ia memaklumi tindakan suporter sebagai bentuk mengekspresikan diri.

Namun, ia menyampaikan, hasil tersebut juga tak membuat orang dalam skuad PSM Makassar bahagia.

“Saya lihat kita mempunyai hak mengekspresikan hal-hal tersebut. Ketidakpuasan mereka (suporter). Saya sendiri tidak senang dengan hasil kita dapatkan ,” ucapnya saat konferensi pers usai pertandingan Senin (2/2/2026).

Sumber: Tribun Timur, 9 Februari 2026

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *