Pemkot – Yokohama Garap Proyek Kota Nol Karbon

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin membuka Workshop Zero Carbon City Project with Focus on Transportation and Energy through City-to-City Collaboartion between Makassar City and City of Yokohama di Onyx Ballroom Myko Hotel & Convention Center, Jl Boulevard, Makassar, Selasa (20/1).

Workshop bagian dari kolaborasi antar kota (City-to-City Collaboration) yang fokus pada penguatan proyek Kota NolKarbon melalui sektor transportasi dan energi sebagai dua penyumbang emis terbesar di kawasan perkotaan.

Munafri mengatakan kolaborasi ini menegaskan tantangan perubahan iklim dan dekarbonisasi perkotaan merupakan agenda global yang membutuhkan kerja sama lintas sektor.

“Proyek ini dirancang sebagai program multiyears yang terstruktur dan berorientasi pada hasil nyata berupa penurunan emisi karbon yang terukur,” katanya.

Fokus utama proyek diarahkan pada dua sektor kunci, yakni transportasi dan energi. Pada sektor transportasi, kerja sama akan mengkaji penerapan teknologi pengendalian lalu lintas secara real-time maupun otonom untuk mengurangi kemacetan, meningkatkan efisiensi perjalanan, serta menekan emisi kendaraan bermotor.

Pemkot Makassar juga mendorong pengembangan kendaraan listrik beserta infrastruktur pendukungnya.

Termasuk stasiun pengisian daya dan fasilitas sepeda listrik berbasis energi surya, khususnya di kawasan prioritas dekarbonisasi.

Sementara pada sektor energi, proyek ini membuka peluang pengembangan energi terbarukan dan teknologi hemat energi. Seperti pembangkit listrik tenaga surya atap, pemanfaatan teknologi surya generasi baru, serta kajian pemanfaatan panas limbah industri.

Konsulat Jepang untuk Makassar, Ohashi Koichi menilai Makassar strategi untuk pengembangan kota pintar yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Indonesia.

Ia juga mengapresiasi rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara ASEAN-Japan dan kelompok usaha terkait kerja sama kendaraan listrik. Termasuk rencana pendirian perusahaan patungan dan fasilitas perakitan lokal yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan SDM, serta penciptaan lapangan kerja.

“Kerja sama antar kota yang didukung sektor swasta seperti ini merupakan implementasi nyata konsep Smart City. Kami berharap kolaborasi Makassar dan Yokohama dapat menjadi contoh bagi pengembangan kota berkwlanjutan di kawasan ASEAN,” kata Ohashi.

Sumber: Harian Tribun Timur, 21 Januari 2026

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *