15 Jemaah Calon Haji Palopo Sudah Lunasi Biaya Haji, Awalnya Tanpa Kuota

Sebanyak 20 jemaah asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), akan berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2026.

Kepastian ini diperoleh setelah sebelumnya Kota Palopo sempat dinyatakan tidak mendapatkan kuota haji atau nihil kuota untuk 2026.

Namun, setelah dilakukan penyesuaian kuota secara nasional, Kota Palopo akhirnya memperoleh kuota haji sebanyak 22 orang.

Dari jumlah itu, dua calon jemaah tidak dapat melanjutkan proses keberangkatan karena satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami sakit.

Pihak keluarga dari kedua calon jemaah tersebut juga tidak mengurus pelimpahan porsi, sehingga kuota efektif yang akan diberangkatkan dari Palopo tersisa 20 orang.

“Alhamdulillah Kota Palopo dapat kuota 22 orang, tetapi dua orang tidak bisa berangkat. Jadi yang akan berangkat dari Palopo ada 20 orang,” ujar Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kota Palopo, Sirajuddin, sambil tersenyum saat ditemui di Kantor Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Palopo, Jalan Andi Tadda, Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Kamis (18/12/2025).

Dari total 20 calon jemaah haji tersebut, sebanyak 17 orang dinyatakan istithaah atau mampu dari segi kesehatan berdasarkan hasil pemeriksaan.

Pemeriksaan kesehatan jemaah dilakukan di Puskesmas Wara dan Rumah Sakit Palemmai.

Setelah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan, para jemaah diwajibkan melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji.

Sirajuddin menyebutkan hingga saat ini, 15 orang calon jemaah haji telah menyelesaikan pelunasan.

“Setelah dinyatakan istithaah atau mampu secara kesehatan, jemaah diminta untuk melakukan pelunasan. Sampai sekarang, sudah 15 orang yang melakukan pelunasan,” jelasnya.

Ia terus mengimbau calon jemaah yang belum melengkapi tahapan administrasi agar segera menyelesaikannya.

Khusus bagi jemaah yang belum dinyatakan istithaah, diminta segera melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Untuk jemaah yang belum istithaah agar segera memeriksa kesehatannya. Sementara yang sudah istithaah bisa segera melakukan pelunasan sebelum jadwal pelunasan berakhir pada 23 Desember,” imbaunya.

Kabar diperolehnya kembali kuota haji untuk Kota Palopo ini disambut antusias oleh masyarakat.

Salah seorang warga Palopo, Ida, mengaku senang dan bersyukur setelah sebelumnya Palopo sempat dinyatakan tidak mendapatkan kuota haji.

“Saya sangat senang dan bersyukur. Awalnya saya sempat kecewa karena Palopo dinyatakan tidak dapat kuota. Alhamdulillah akhirnya ada juga jemaah yang bisa berangkat,” ujar Ida.

Sebagai informasi, pada musim haji tahun sebelumnya Kota Palopo memperoleh kuota haji sebanyak 102 orang.

Jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan kuota tahun 2026 yang hanya mencapai 22 orang, namun tetap disyukuri oleh masyarakat.

Sumber: tribunnews.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *