Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar menerima bantuan bus sekolah dari Kementrian Perhubungan RI. Bus tiba di Kantor Dishub, Jl Mallengkeri Raya, Minggu (14/12).
Bus itu berwarna putih dengan sentuhan warna biru di body kendaraan. Ada tulisan Bantuan Pemerintah berlogo Kementrian Perhubungan di bagian kana dan kiri depan bus.
Bagian depan dan body juga bertuliskan Bus Sekolah. Bus memiliki 19 seat / kursi.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Makassar, Jusman memeriksa kondisi bus. Mulai dari kelengkapan administrasi hingga kesiapan teknis kendaaan sebelum dioperasikan.
Makassar salah satu dari 150 daerah penerima. Bantuan ini sebenarnya dikhususkan untuk Sekolah Rakyat, namun operasional tetap diserahkan ke pemerintah daerah dalam hal ini Dishub.
“Dalam waktu dekat akan dilaksanakan serah terima atau Berita Acara Serah Terima (BAST) dari Kementrian Perhubungan ke Pemkot Makassar,” kata Jusman.
Bantuan tersebut menambah deretan Bus Sekolah gratis Kota Makassar. Kini totalnya enam unit. Ke depan, Dishub akan mengatur operasionalnya, apakah akan dimanfaatkan di Sekolah Rakyat atau menambah trayek layanan bus sekolah gratis.
Pemanfaatan bus sekolah gratis sangat tinggi, mencapai 141 persen. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat anak sekolah menggunakan layanan ini.
Pada Oktober 2025 misalnya, jumlah siswa yang terlayani sebanyak 5.980. Trayek tertinggi ada di rute Daya-Karebosi dengan 1.851 siswa atau penumpang.
“Kita akan mengevaluasi trayek-trayek yang sudah ada, kemudian mungkin ada masukan dari masyarakat atau pimpinan, trayek apa yang akan kita tempatkan untuk operasional bus baru ini tapi yang jelasnya pastinya terkoneksi dengan sekolah rakyat,” jelas Jusman. Operasi bus sekolah gratis mulai pukul 06.00-07.30 Wita untuk pengantaran dan pukul 14.00-16.00 Wita untuk penjemputan.
Sumber: Harian Tribun Timur, 15 Desember 2025

