Crocodile Tears Raih 2 Penghargaan di Jakarta Film Week 2025

Film Crocodile Tears meraih dua penghargaan dalam Jakarta Film Week (JFW) 2025. Penghargaan pertama berupa Direction Award yang diberikan oleh juri untuk sutradara Tumpal Tampubolon. “Sutradara dengan mulus membawa kita masuk ke dalam mimpi buruk yang dipenuhi obsesi gelap dan makhluk menakutkan,” kata para juri yang terdiri dari Amanda Nell Eu, Keiko Funato dan Paolo Bertolin.

Crocodile Tears juga menyabet penghargaan Nongshim Award di JFW 2025. Crocodile Tears atau Air Mata Buaya adalah film thriller psikologis asal Indonesia yang dirilis pada tahun 2024.

Film ini merupakan debut penyutradaraan film panjang dari Tumpal Tampubolon, yang juga menulis skenarionya.

Dibintangi oleh Yusuf Mahardika, Marissa Anita, dan Zulfa Maharani, film ini mengeksplorasi tema hubungan ibu-anak yang toksik, posesif, dan isolasi dengan latar sebuah taman buaya yang terpencil.

Sinopsis film Crocodile Tears

Film ini berpusat pada Johan (Yusuf Mahardika), seorang pemuda yang tinggal dan bekerja di sebuah taman buaya terpencil bersama ibunya yang sangat dominan, yang hanya dipanggil Mama (Marissa Anita).

Mereka menjalani kehidupan yang terisolasi, dengan rutinitas harian memberi makan buaya dan sesekali mengadakan pertunjukan untuk turis.

Hubungan keduanya sangat dekat dan menyesakkan; mereka bahkan berbagi tempat tidur yang sama di mana sang ibu kerap memeluk Johan layaknya kekasih.

Kehidupan Johan yang terkekang mulai berubah ketika ia bertemu dan jatuh cinta dengan Arumi (Zulfa Maharani), seorang pendatang baru di kota yang bekerja di bar karaoke.

Arumi memperkenalkan Johan pada dunia luar dan hubungan asmara, yang memicu pemberontakannya terhadap dominasi ibunya.

Kehadiran Arumi memicu kecemburuan hebat dalam diri Mama, yang melihat Arumi sebagai ancaman bagi hubungan eksklusifnya dengan Johan.

Ketegangan di antara ketiganya semakin memuncak, terutama setelah Arumi hamil dan pindah ke taman buaya tersebut.

Mama yang memiliki ikatan aneh dengan seekor buaya putih di penangkaran, mulai menunjukkan sisi gilanya yang paling gelap.

Crocodile Tears tayang perdana di Festival Film Internasional Toronto (TIFF) 2024 pada 9 September 2024.

Di Indonesia, film ini menerima lima nominasi dalam Festival Film Indonesia 2024, termasuk untuk kategori Film Terbaik.

Sumber: KOMPAS.COMĀ 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *