F9 Pecahkan Rekor Box Office AS Kala Pandemi Raup Rp1 T

Setelah tertunda sekitar 1,5 tahun, F9 berhasil memecahkan rekor box office lokal dengan meraup US$70 juta atau setara Rp1 triliun lewat penayangan di 4.179 tempat. Angka itu menjadi yang tertinggi untuk sebuah film di box office AS selama pandemi.

Tak hanya itu, angka tersebut juga baru tercapai kembali setelah penayangan Star Wars: The Rise of Skywalker pada 2019. Sehingga, hal itu dinilai menjadi momentum bangkitnya kembali bisnis bioskop di AS karena penonton dinilai mulai merasa nyaman kembali ke sana.

Capaian tersebut juga membuat F9 menyalip rekor pembukaan akhir pekan kala pandemi milik A Quiet Place Part II yang mendapatkan US$48,3 juta.

“Saya rasa yang terbaik adalah ide orang-orang mulai kembali pada pengalaman menonton di bioskop. Sangat baik rasanya mengatakan bahwa bioskop kembali!” ucap Vin Diesel seperti dilansir Variety.

Ia pun mengapresiasi keputusan Universal Pictures dalam menayangkan seri terbaru dari waralaba Fast & Furious tersebut ke bioskop dan bukan ke layanan streaming.

“Kamu tidak bisa menyalahkan studio lain yang ingin menayangkan filmnya secara streaming. Tapi studio seperti Universal cukup berani untuk menayangkannya di bioskop. Saya mengagumi hal itu,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan Charlize Theron yang kembali ke F9 usai membintangi The Fate of the Furious pada 2017.

“Sangat luar biasa. Memikirkan fakta bahwa ini sudah film kesembilan itu sangat mengagumkan. Ini merupakan film yang tepat untuk bisa kembali ke bioskop,” ucapnya.

Di luar negeri, F9 telah mengumpulkan sekitar US$335 juta. Sehingga, total pendapatan film tersebut mencapai US$405 juta dalam box office global.

“Selama satu bulan terakhir, menonton film di bioskop mulai menunjukkan kekuatannya, termasuk pekan ini dan A Quiet Place 2 yang juga tentatif,” kata David A. Gross, konsultan dari Franchise Entertainment Research.

“F9 dan A Quiet Place 2 main bersih dari yang bisa dilakukan bisnis bioskop saat ini, merupakan seri waralaba yang kuat dan tayang di bioskop, tanpa streaming,” tuturnya seperti dilansir¬†Variety.

Walau F9 diperkirakan membuka jalan untuk kebangkitan bioskop selama musim panas, Gross menilai bisnis ini tidak akan sepenuhnya berjalan dengan kekuatan penuh dalam waktu dekat. Beberapa film blockbuster lainnya akan tayang seperti Black Widow dan The Suicide Squad.

“Industri ini masih dalam tahap penyelesaian. Kalian tidak bisa menutup bisnis senilai US$42 miliar selama 15 bulan, mengatur ulang bagian-bagianya, dan berharap kembali secara utuh dalam satu hingga dua bulan,” kata Gross.

“Efek dari pandemi memerlukan beberapa waktu untuk pulih. Normal yang baru akan datang, tapi bukan saat ini,” tuturnya.

================================

Source : CNN Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *