KONI Sulsel Bakal Visitasi Venue Jelang Porprov Wajo-Bone

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan visitasi untuk memastikan kesiapan venue menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel XVIII 2026.

Porprov Sulsel XVIII akan digelar di Wajo dan Bone pada 7-14 November 2026.

Kesiapan venue menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian KONI Sulsel.

Wakil Ketua I KONI Sulsel Herman Hading menyampaikan, terdapat sejumlah cabor yang membutuhkan perhatian lebih karena belum sepenuhnya menjadi olahraga yang berkembang di tengah masyarakat setempat.

Kondisi tersebut membuat proses pemenuhan sarana dan prasarana pendukung untuk beberapa cabor sedikit mengalami kendala.

“Khusus cabor tertentu memang ada tingkat kesulitannya tinggi, belum secara sempurna menjadi cabor masyarakat di daerah itu. Itu agak terhambat sedikit, sementara dalam proses,” katanya kepada Tribun-Timur.com melalui sambungan telepon, Selasa (29/9/2026).

Ia menyebut, secara umum beberapa venue sebenarnya telah memiliki lapangan yang dinilai layak.

Namun, masih terdapat fasilitas penunjang yang perlu dilengkapi. Makanya, perlu pembenahan.

“Sudah ada lapangannya, tapi sekitar lapangan belum ada tempat ganti baju. Itu termasuk (perlu dilengkapi), sarana pendukungnya,” sebutnya.

Kendati demikian, Herman Hading yakin seluruh venue untuk Porprov mendatang bisa memenuhi standar jelang pertandingan dimulai.

Kekurangan yang ada bisa diselesaikan secepatnya.

“Sebelum itu sudah selesai semua, sisa itu pembenahannya,” ujarnya.

Sementara untuk cabor  yang sering dipertandingan di daerah, kata dia, sudah tersedia dan memenuhi tingkat kelayakan.

Seperti basket, sepak bola, voli dan tenis meja.

“Kalau seperti basket, sepak bola, voli, tenis meja yang sudah lama dipertandingkan aman-aman saja sesuai dengan tingkat kelayakan,” bebernya.

Untuk memastikan kesiapan akhir keseluruhan venue, Herman Hading mengatakan, ada dua agenda akan dilakukan.

Pertama, pengurus cabor visitasi ke venue di dua kabupaten yang menjadi tuan rumah.

“Jadi technical delegate dan pengurus cabor akan visitasi,” katanya.

Kedua, KONI Sulsel akan melaksanakan chief submission meeting di Wajo.

Ketua KONI kabupaten/kota, ketua kontingen cabor, technical delegate cabor di wilayah masing-masing akan diundang.

Pertemuan tersebut membahas kesiapan venue.

Termasuk, persoalan transportasi, akomodasi, konsumsi, tempat tinggal atlet dan keabasahan atlet.

Rencananya digelar setelah 10 Oktober mendatang.

“Kita akan bahas pemaparan tingkat kesiapan venue. Kedua persoalan transportasi, akomodasi, konsumsi, perkampungan atlet kita akan bahas bersama dan keabsahan atlet,” pungkas Herman Hading.

Sumber: Tribunnews.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *