Polisi menangkap pemuda berinisial FD dan rekannya saat membubarkan aksi balap liar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kedua pemuda ini berboncengan motor melakukan siaran langsung atau live streaming melalui TikTok untuk mendapatkan hadiah atau gift dari penontonnya.
Keduanya diamankan di Jalan Latimojong, Kecamatan Makassar, Minggu (2/8) dini hari. Keduanya saat ini ditahan di Polsek Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Yang terkait (live) TikTok itu dilakukan pemeriksaan oleh anggota,” ungkap Kapolsek Makassar, Kompol Mustari kepada wartawan, Minggu (2/8/2026).
Sementara pelaku FD mengaku melakukan siaran langsung mulai dari Jalan AP Pettarani Makassar. Pelaku meraup keuntungan sekitar Rp 300 ribu.
“Dari (Jalan) Pettarani sampai di sini terakhir (live streaming). Banyak orang yang (beri) gift. (Pendapatan gift) itu 300 ribu,” ujar pelaku, FD saat diinterogasi polisi.
FD berperan sebagai joki sedangkan rekannya yang dibonceng memegang HP untuk siaran langsung. Mereka kerap mencari uang dari siaran langsung saat rombongan pemotor melakukan balap liar.
“Setiap malam balap liar (live) biasa ada yang kasih, tapi tidak setiap balap liar juga. Saya yang bawa motor, teman yang dibonceng pegang HP,” bebernya.
FD mengaku hanya melakukan siaran langsung aksi balap liar ramai di dunia maya. Dia berdalih tidak pernah menjadi informan yang memberitahukan keberadaan polisi di jalanan yang hendak melakukan aksi pembubaran balap liar.
“Saya dapat uang (karena balap liar) ramai (penontonnya). Tidak, tidak saya informasikan (kalau live keberadaan polisi),” pungkasnya.
Sumber: Detik.com

