Munafri Kawal Tender Stadion Untia Rp 350 M

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memastikan mengawal seluruh proses tender pembangunan Stadion Untia. Proyek strategis ini memilik nilai pagu anggaran Rp350 miliar.

Pengawasan untuk memastikan proyek strategis berjalan transparan, akuntabel, serta menghasilkan infrastruktur olahraga yang sesuai standar.

“Mengingat nilai proyek stadion ini sangat besar, tentu saja kita akan mengawal seluruh prosesnya. Semua pola pekerjaan, bentuknya, hingga proses tender harus dijaga dan dikawal bersama-sama,” jelan mantan CEO PSM Makassar ini, Kamis (9/7).

Menurut Munafri, pembangunan stadion tidak hanya mengejar penyelesaian proyek. Tetapi juga harus memenuhi standar teknis sebagai fasilitas olahraga berskala besar. Karena itu, seluruh proses pembangunan harus dilakukan secara profesional, tidak boleh asal-asalan.

Berdasarkan data pada laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), paket pekerjaan tercatat dengan nama Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Olahraga-Pembangunan Stadion Untia (Tahun Jamak/Proyek Strategis) dengan kode tender 10147253000.

Tender diumumkan sejak 23 Juni 2026 dan saat ini masih berada pada tahap pengumuman prakualifikasi. Proyek menggunakan pembiayaan APBD Kota Makassar melalui skema tahun jamak untuk tahun anggaran 2026-2027 dengan lokasi pekerjaan di Kecamatan Untia.

Paket pekerjaan dibuka bagi badan usaha berkualifikasi besar yang memenuhi persyaratan administrasi, legalitas, kemampuan teknis, serta memiliki pengalaman mengerjakan konstruksi stadion atau proyek terintegrasi sejenis.

Peserta juga wajib memiliki kemampuan dasar, sisa kemampuan paket (SKP), tenaga ahli, dan sertifikasi sesuai ketentuan pengadaan pemerintah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir mengatakan setelah tahapan prakualifikasi selesai, proses berlanjut dengan evaluasi administrasi, evaluasi teknis, serta penialian kemampuan peserta untuk memenuhi seluruh persyaratan.

Selain menghadirkan fasilitas olahraga modern, Pemkot Makassar juga menyiapkan rencana pengembangan kawasan Untia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pemerintah akan menyusun grand design kawasan sebelum menentukan peruntukan setiap wilayah di sekitar stadion.

Sumber: Harian Tribun Timur, 10 Juli 2026

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *