Maling Perlengkapan Timnas Inggris Telah Ditangkap

Wajah Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 sempat tercoreng menyusul pencurian perlengkapan tanding tim nasional sepak bola Inggris. Tak butuh waktu lama, polisi setempat telah menemukan barang-barang yang dicuri senilai Rp 320 juta itu dan menangkap terduga pelaku.

Kantor berita AFP, Minggu (14/6/2026), mengabarkan, Kejaksaan Wilayah Jackson, AS, telah menyidik dua terduga pelaku pencurian itu, yaitu Mustafa Salik and Erfan Kamal. Mereka diduga menjadi penadah barang curian itu dan terancam pidana penjara hingga 7 tahun.

Mereka diduga terlibat pencurian sejumlah perlengkapan tanding dan latihan tim ”Tiga Singa”. Perlengkapan itu diangkut menggunakan mobil dari kamp latihan Inggris di Florida menuju markas mereka di Kansas City. Perlengkapan itu, menurut jaksa, bernilai sekitar 18.000 dolar AS atau setara Rp 320 juta.

Media Inggris, BBC, lantas mengungkap daftar perlengkapan timnas Inggris yang dicuri itu. Empat pasang sepatu, di antaranya milik kapten tim Inggris, Harry Kane, dan rekannya, Jude Bellingham, termasuk yang digondol pencuri itu. Selain itu, ada pula sarung tangan, bola sepak, jersei yang telah ditandatangani pemain, dan baju latihan.

Perlengkapan itu dinilai bisa dihargai lebih mahal, apalagi jika dijual di pasar gelap, karena diburu kolektor dan penggemar sepak bola. Kasus pencurian yang terkait Piala Dunia itu adalah yang pertama kali terjadi sejak 2010 di Afrika Selatan.

”Wilayah Jackson tak akan menoleransi aktivitas kriminal yang menargetkan tamu Piala Dunia, termasuk tim peserta yang datang ke sini untuk berkompetisi. Kami berterima kasih kepada Kepolisian Kansas dan jaksa bertugas yang bertindak cepat menyelidiki kasus ini dan segera menanganinya,” ujar Melesa Johnson, Jaksa Wilayah County.

Apresiasi atas langkah cepat Kepolisian dan Kejaksaan AS itu juga disampaikan Wali Kota Kansas Quinton Lucas. Mayoritas perlengkapan curian itu kini telah dikembalikan ke timnas Inggris.

”Saya sudah mendapatkannya kembali. Jadi, semua baik-baik saja,” ujar Dean Henderson, kiper Inggris, seusai sesi latihan bersama timnya di Swope Soccer Village, Kansas, yang menjadi markas tim Inggris.

Dan Burn, bek Inggris, juga tidak risau dengan perlengkapan yang dicuri ataupun keamanan mereka selama tampil di Piala Dunia 2026. ”Itu (perlengkapan dicuri) adalah urusan polisi. Saya tak tahu banyak soal itu, tetapi perlengkapan saya telah kembali,” ujarnya.

Skuad Inggris telah tiba di Kansas dengan jet pribadi pada Sabtu (13/6/2026). Mereka tampak tak terusik oleh kejadian pencurian itu. Begitu tiba di hotel mereka di Prairie Village, Kansas, skuad Tiga Singa disambut meriah dengan tabuhan drum, pemandu sorak, dan maskot NFL (Liga Football AS), layaknya tamu kenegaraan.

Bendera Inggris pun dipasang di markas mereka di Swope Soccer Village. Sebuah penanda bertulis ”Rumah Inggris” pun dipasang untuk mempertegas arti pentingnya tempat latihan itu bagi Tiga Singa.

Skuad Inggris akan memulai kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Kroasia pada laga penyisihan Grup L di Dallas, Kamis (18/6/2026). Selanjutnya, mereka akan melawan Ghana dan Panama.

Sumber: Kompas.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *