Gegara Kebakaran Lahan, 17.000 Warga California Mengungsi

Bencana tahunan kebakaran hutan yang dipicu dahsyatnya angin kering dari padang pasir mengakibatkan 17.000 warga California selatan mengungsi, Selasa (19/5/2026). Gubernur California Gavin Newsom mengatakan, kebakaran Sandy mulai terjadi Senin di Simi Valley, 50 kilometer barat daya Kota Los Angeles.

Menurut Pemadam Kebakaran Distrik Ventura, hingga Selasa pagi, sudah lebih dari 5 kilometer persegi lahan dan sebuah rumah hangus terbakar. BBC melaporkan, citra satelit memperlihatkan kabut asap tebal menyelubungi bagian selatan kota.

Sekitar 750 petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke Simi Valley. Helikopter yang membawa air untuk menyiram lahan terbakar juga terbang berkali-kali ke titik-titik api. Sekolah dan berbagai fasilitas umum di Simi Valley juga ditutup karena kebakaran.

Menurut Kepolisian Simi Valley, kebakaran dipicu oleh pengemudi traktor yang menabrak bebatuan besar lalu menimbulkan percikan api yang menyambar semak belukar kering. Kebakaran meluas akibat angin berkekuatan 50 kilometer per jam.

Angin melemah pada malam hari sehingga pemadam kebakaran mulai bisa mengendalikan api. Juru bicara Pemadam Kebakaran, Andrew Dowd, mengatakan, petugas mengalami banyak kemajuan dalam pengendalian api dan penyelamatan warga.

Pemadam kebakaran membuat jalur terbuka antara api dan semak belukar lain serta hutan untuk mencegah api merambat. Namun, embusan angin yang dahsyat kerap menerbangkan bara api sehingga segera memicu kebakaran semak atau pohon yang berada jauh dari lokasi kebakaran semula.

Kantor berita CNN, Selasa, melaporkan, angin Santa Anna mulai berembus memicu kebakaran di sejumlah lokasi dalam empat hari terakhir. Udara dan tanaman kering serta embusan angin yang dahsyat bisa mencapai lebih dari 100 kilometer per jam. Hal ini jadi penyebab kebakaran lahan dan perumahan kerap terjadi di California.

Pada kebakaran kali ini, baru 5 persen luasan kebakaran berhasil ditangani petugas. Perintah mengungsi bagi warga sudah dikeluarkan di Simi Valley yang berpenduduk 125.000 jiwa.

Kota kecil itu diselimuti asap tebal setelah pesawat pemadam berkali-kali menjatuhkan bom air di lokasi kebakaran untuk memadamkan api.

Penduduk yang sudah mengungsi berasal dari 10.000 rumah yang terdampak bencana. Selain itu, ada 3.500 rumah yang diperintahkan siaga untuk mendapat perintah mengungsi jika api kembali membesar dan menjalar hingga ke jurusan Kota Los Angeles.

Wali Kota Los Angeles Karen Bass mengatakan, mereka berharap api bisa ditangani. Meski demikian, seluruh aparatur Kota Los Angeles siaga jika sewaktu-waktu harus mengungsikan warga.

Pada Januari 2025, tercatat 30 orang di California tewas dalam kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan 10.000 rumah hancur karena dilalap api.

Kali ini, pemadam kebakaran juga harus menangani api di Pulau Santa Rosa seluas 59 kilometer persegi di lepas pantai California selatan. Api melalap rumah dan perlengkapan berkemah. Pulau Santa Rosa adalah bagian dari Taman Nasional Channel Island yang dikelola di bawah pemerintah federal.

Sebanyak 11 petugas taman nasional AS diperintahkan mengungsi dari lokasi favorit untuk hiking dan berkemah itu. Pulau Santa Rosa merupakan habitat alami bagi musang, sigung, hingga gajah laut (Mirounga angustirostris). Gajah laut adalah jenis singa laut terbesar di dunia yang hidup di perairan Pasifik pesisir AS, Meksiko, dan Kanada.

Ada 70 petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke Pulau Santa Rosa. Sementara Penjaga Pantai AS (USCG) menyelamatkan seorang pria berusia 67 tahun di pesisir pantai Santa Rosa.

Perubahan iklim disebut memperburuk kebakaran hutan dan lahan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir di berbagai penjuru dunia, termasuk California.

Laman resmi Pemerintah Negara Bagian California fire.ca.gov melaporkan, pada Rabu (20/5/2026), titik api terpantau di dekat kota Fresno, Los Angeles, hingga San Diego di selatan dekat perbatasan AS-Meksiko. Total sudah 16.500 hektar lahan yang hangus terbakar dan tujuh bangunan hancur.

Sumber: Kompas.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *