Ulah Tak Beradab Sopir Buka Pintu Mobil-Jatuhkan Bocah Pesepeda Lalu Kabur

Seorang sopir taksi online di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menuai sorotan karena kabur setelah membuat bocah berinisial AL (11) patah tulang tangan. Sopir membuka pintu mobil secara mendadak saat korban melintas mengendarai sepeda hingga membuatnya terpental.
Insiden ini terjadi di Jalan Gotong Royong, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Kamis (23/4) sekitar pukul 10.00 Wita. Ulah sopir tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dilihat detikSulsel dari video beredar tampak mobil pelaku berhenti di tepi jalan. Korban saat itu naik sepeda dan melintas di lokasi hingga terjatuh akibat sopir yang tiba-tiba membuka pintu.

Pelaku terlihat sempat memegang tangan anak tersebut. Namun belakangan pelaku lanjut mengangkut barang penumpangnya dan pergi begitu saja.

Orang tua korban Wahyuni Nurdin (38) mengatakan sebelum kejadian, anaknya pamit naik sepeda ke rumah tantenya di Jalan Bakti. Wahyuni mengaku menyesalkan sikap sopir mobil yang buka pintu tiba-tiba tanpa melihat kondisi jalanan.

“Itu yang saya sesali itu sopirnya, karena ini anakku, sempat dia minta tolong. Dia bilang om minta tolong bawa ka dulu pulang di rumahku, di mamaku. Ada videonya itu sambil menunggu anakku itu sopir, menunggu. Tau-taunya itu sopir, naik ke mobil, lari mi dia bawa itu penumpangnya,” kata Wahyuni kepada detikSulsel, Jumat (24/4/2026).

Setelah kejadian, anaknya berusaha sendiri mengambil sepedanya dan mendorongnya sampai ke rumah. AL pulang ke rumahnya dalam kondisi tangan patah sambil menuntun sepeda.

“Anakku sambil berusaha dia kasih berdiri itu sepeda sambil dia bawa itu tangannya yang patah, menggantung. Bagaimana sih posisi tangan kalau dalam keadaan patah, begitu dibawa pulang di jalan,” katanya.

Korban tiba di rumahnya sambil menangis kesakitan memanggil orang tuanya. Wahyuni mengaku saat itu sedang berada di kamar mandi.

“Iya, menangis, bilang, mama, mama, tolong, mama, mama, mama, tolong. Pokoknya itu kamar, banyak darahnya. Jadi sebelum saya bawa ke rumah sakit saya pel dulu itu darahnya di kamar sama di ruang nonton,” katanya.

Dia kemudian langsung membawa anaknya ke Rumah Sakit Siloam untuk mendapatkan penanganan medis. Wahyuni menyebut patahan tulang anaknya sampai menembus kulit.

“Terus yang ada tulang satunya itu, kayak, itu yang keluar, yang lubang tangannya sehingga keluar terus darah. Tertusuk tulang sampai dagingnya keluar,” katanya.

Pihaknya juga telah mengamankan kamera pengawas masjid di sekitar lokasi kejadian. Termasuk telah menelusuri nomor polisi dan identitas pengemudi taksi online tersebut.

“Rekaman CCTV didapat dari masjid yang dekat rumah, di situ kan ada masjid, kebetulan ada CCTV-nya, begitu. Iya, pelatnya itu ditahu pada saat kita melapor di kantor polisi,” terangnya.

Wahyuni menduga sopir tersebut tahu tangan anaknya patah sebelum kabur. Apalagi sopir sempat membantu saat anaknya terjatuh, sebelum akhirnya kabur.

“Iya tahu karena saya saja yang lihat langsung kaget itu tangannya anakku. Darahnya terus keluar, darahnya meluncur terus keluar. Tulangnya itu dua itu, dua-dua itu patah,” jelasnya.

Kesaksian Warga
Saksi di lokasi, Doni (48) mengaku sempat melihat insiden tersebut saat sedang mengangkat besi skafolding. Saat itu, dia melihat sopir menarik tangan AL.

“Saya lagi angkat skafolding, lagi kerja rumah tetangganya, jatuhnya pi saya lihat. Kuliat itu sopir tarik tangannya, berarti dia sudah tahu kalau patah tangannya ini anak. Saya juga awalnya tidak tahu kalau jatuh karena itu mobil,” kata Doni.

Dia tidak menduga pelaku akan kabur sehingga tetap membawa skafoldingnya masuk lorong. Setelah kelar, dia lalu keluar lorong dan melihat AL sudah menangis sambil memegang tangannya yang patah.

“Saya tidak sangka dia akan kabur, makanya saya lanjut bawa ini (skafolding), saya keluar, sudah menangis di depan sini pegang tangannya sambil bawa sepeda,” kata Doni.

Sementara pengemudi tersebut, kata Doni, sudah meninggalkan lokasi kejadian. Dia menyebut kejadian berlangsung cepat.

“Ternyata itu sopir sudah kabur, tidak ada mi mobilnya. Cepat sekali kejadiannya karena buru-buru katanya mau ke bandara penumpangnya,” pungkasnya.

Sumber: detik.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *