Lima kapal feri disiapkan melayani arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dua kapal utama dioperasikan yakni KMP Kormomolin dan KMP Balibo.
Sementara tiga kapal lain disiapkan sebagai cadangan, yakni KMP Bontoharu, KMP Takabonerate, dan KMP Sangke Palangga.
Supervisi ASDP Bira Gufron mengatakan lima kapal tersebut melayani pemudik yang hendak menyeberang dari Bira menuju Selayar.
“Kami siapkan lima kapal untuk melayani pemudik dari Bira ke Pelabuhan Pamatata,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
ASDP juga telah menyiapkan skema perjalanan kapal selama masa mudik Lebaran.
Dalam kondisi normal, kapal akan melayani dua trip penyeberangan setiap hari.
Jika jumlah penumpang meningkat, trip ditambah menjadi tiga kali.
Sedangkan pada kondisi sangat padat, tambahan trip akan diberlakukan secara kondisional.
ASDP memprediksi puncak arus mudik terjadi pada H-6 hingga H-2 Lebaran atau pada 14–18 Maret 2026.
Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada H+2 hingga H+6 atau 24–29 Maret 2026 di lintasan Pamatata–Bira.
Pihak Pelabuhan Bira juga telah melakukan sejumlah persiapan untuk melayani calon penumpang.
Kepala Pos Pelabuhan Bira Andi Abidin mengaku pihaknya telah menyiapkan ruang tunggu serta loket tiket bagi pemudik.
“Seperti persiapan ruang tunggu pelabuhan dan penyiapan loket tiket,” ujarnya.
Kabupaten Kepulauan Selayar dapat diakses melalui tiga jalur transportasi.
Dua jalur melalui laut, yakni dari Pelabuhan Makassar menuju Pelabuhan Rauf Rahman di Benteng Selayar, serta melalui Pelabuhan Bira menuju Pelabuhan Pamatata.
Selain itu, pemudik juga bisa menggunakan jalur udara melalui Bandara Internasional Hasanuddin menuju Bandara Aroepala Selayar.
35 CCTV Awasi Mudik Bajoe-Kolaka
ASDP Indonesia Ferry Cabang Bone siapkan berbagai fasilitas penunjang untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran Idulfitri 2026.
35 kamera pengawas atau CCTV dipasang di kawasan Pelabuhan Bajoe dan Pelabuhan Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk mengawasi pergerakan penumpang dan kendaraan keluar masuk area pelabuhan.
“Kami juga menyiapkan posko terpadu yang beroperasi 24 jam,” kata General Manager ASDP Cabang Bone, Anom Sedayu, Minggu (8/3/2026).
Selain CCTV dan posko terpadu, ASDP juga menyiapkan fasilitas keselamatan bagi penumpang.
Di antaranya, ambulans dan rubber boat yang disiagakan melalui koordinasi Basarnas dan rumah sakit daerah.
Dari sisi personel, puluhan petugas gabungan juga disiagakan di kedua pelabuhan tersebut.
65 personel ditempatkan di Pelabuhan Bajoe dan 55 petugas berjaga di Pelabuhan Kolaka.
“Personel tersebut terdiri dari ASDP, TNI dan Polri untuk memastikan pelayanan kepada penumpang berjalan lancar,” ujarnya.
Untuk mendukung layanan penumpang, masing-masing pelabuhan juga menyediakan satu toll gate kendaraan dan satu loket penumpang.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Wajo AKP Riyanda Putra mengatakan pihaknya akan mendirikan dua pos pengamanan di Kecamatan Pitumpanua.
“Pos pengamanan ada dua, di pusat perbelanjaan dan di Pelabuhan Bangsalae,” katanya.
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya masih menunggu arahan resmi dari Kapolres Wajo serta koordinasi bersama instansi terkait.
“Belum ada arahan, kami juga belum rapat bersama dinas terkait,” jelasnya.
Sumber: tribunnews.com

