Ketentuan Jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) selama Ramadan 2026 sudah ditentukan.
Surat bernomor 061.2/1841/BIRO Org mengatur jam kerja ASN.
Untuk hari Senin sampai Kamis, jam kerja mulai pukul 08.00 sampai 15.00 Wita.
Khusus hari Jumat mulai pukul 08.00 hingga 15.30 Wita.
“Sudah ada edaran jam kerjanya kita (masuk) mundurkan sedikit, pulangnya lebih awal,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman di Kantor Gubernur Sulsel , Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar pada Jumat (13/2/2026).
Jam istirahat ASN juga berubah.
Hari Senin sampai Kamis hanya 30 menit. Mulai pukul 12.00 hingga 12.30 Wita.
Istirahat kerja di hari Jumat pukul 12.00 sampai 13.00 Wita.
“Istirahatnya lebih sedikit karena tidak ada istirahat makan, baru kerja lagi,” sambungnya.
Dalam edaran pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional dan apel pagi ditiadakan.
Pengisian daftar hadir dilakukan 15 menit sebelum Pukul 08.00 Wita.
Sedangkan daftar pulang kantor dilaksanakan 15 menit sebelum berakhirnya jam kerja yang telah ditentukan.
Aturan ini berlaku mulai tanggal 1 Ramadan sampai dengan berakhirnya Ramadan
Sementara penetapan 1 Ramadan mengacu pada Keputusan Menteri Agama.
Sementara itu, siswa SMA/SMK dan SLB di Sulsel juga jalan program khusus ramadan.
Sekretaris Disdik Sulsel Mustakim bakal menerapkan program Ramadan Mengaji.
“Ramadhan mengaji kita tetap ada selama satu minggu,” ujar Mustakim saat dihubungi Tribun-Timur.com pada Senin (9/2/2026).
Secara umum, siswa akan memperbanyak aktivitas membaca Al-Quran.
Sekretaris Disdik Sulsel Mustakim bakal menerapkan program Ramadan Mengaji.
“Ramadhan mengaji kita tetap ada selama satu minggu,” ujar Mustakim saat dihubungi Tribun-Timur.com pada Senin (9/2/2026).
Secara umum, siswa akan memperbanyak aktivitas membaca Al-Quran.
Para guru terkhusus pengajar mata pelajaran agama akan membimbing siswa.
Mustakim menyebut ini menjadi bagian menekan angka buta huruf Al-Quran.
“Sekolah juga diarahkan untuk membuat kajian, ceramah,” katanya.
Disdik Sulsel sendiri terus menyusun konsep Ramadan Mengaji.
Mustakim menyebut Ramadan Mengaji akan berlangsung selama sepekan, pada 23 – 27 Februari.
Jam belajar juga akan menyesuaikan nanti melalui surat edaran.
“Setelahn sepekan Ramadan Mengaji, nanti akan belajar daring supaya bisa fokus beribadah,” sambungnya.
Untuk sekolah non-Islam, disebutnya nanti akan menyesuaikan secara jadwal belajar.
Sumber: tribunnews.com

