Suporter PSM Makassar menyambut baik progres pembangunan Stadion Untia, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Mereka mendoakan pembangunan stadion berjalan lancar.
Manajemen Konstruksi (MK) stadion berkapasitas 12.000-15.000 penonton itu telah memasuki lelang.
Lelang pengawas konstruksi tersebut masuk dalam inaproc atau Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada 31 Desember 2025.
Nilai pagu paket disiapkan Rp 7 miliar dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp 6.906.800.000 atau Rp 6,9 miliar.
Manajemen konstruksi ini berfokus pada tahap perencanaan matang diikuti penimbunan lahan di tahun 2026.
Barulah di tahun 2027, konstruksi fisik dimulai dengan target digunakan pada 2028.
Stadion Untia berlokasi di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya. Berjarak 16,5 kilometer dari pusat Kota Makassar.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Red Gank Sadakati Sukma berharap, pembangunan Stadion Untia benar-benar bisa terlaksana.
Bukan lagi sekadar gambar atau visual yang ditampilkan di media sosial.
Apalagi, keberadaan stadion di Kota Makassar menjadi janji pasangan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham.
“Harapan kami sebagai pecinta PSM dan sepak bola bisa terwujud adanya Stadion Untia yang berstandar internasional,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Minggu (4/1/2026).
Pria akrab disapa Sadat ini mengapresiasi rencana pembangunan stadion yang transparan.
Mulai dari penyusunan anggaran, kelengkapan dokumen hingga proses lelang.
Menurut dia, transparansi ini sangat penting untuk melihat progres demi progres pembangunan Stadion Untia.
Masyarakat bisa terlibat aktif dalam pengawasan.
“Keyakinan saya, stadion akan terwujud,” ucapnya.
Sadat mengatakan, adanya stadion di Makassar bukan hanya untuk PSM Makassar saja. Melainkan untuk masyarakat Makassar juga.
Sebab, stadion bisa menjadi pusat rekreasi dan wisata olahraga.
Apalagi, ia mendengar kabar bahwa bukan hanya stadion berdiri di Untia, tetapi juga ada beberapa lapangan.
Keberadaan stadion bakal membuat Makassar bisa menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola internasional.
Dampaknya akan membantu peningkatan ekonomi warga di sekitar stadion.
“Ketika ada pertandingan roda ekonomi bisa berputar, karena di situ ada aktivitas jual-beli,” sebutnya.
Dihubungi terpisah, pentolan Laskar Ayam Jantan (LAJ) Paman berharap, pembangunan Stadion Untia dimudahkan dan dilancarkan. Terpenting selalu ada progresnya.
“Sekarang kan progres penimbunan, Alhamdulillah sekali kalau sudah ada peletakan baru pertama,” ucapnya.
Ia ingin Stadion Untia ini menjadi kompleks olahraga seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), DKI Jakarta.
Sehingga, orang berdatangan untuk berolahraga. Efeknya, ada ekonomi baru muncul di Untia.
“Adanya stadion menjadi perputaran ekonomi di wilayah tersebut,” ujarnya.
Paman menyampaikan, Stadion Untia ini tak alami kendala apapun.
Jangan ada lagi pembangunan stadion berujung mangkrak seperti sebelum-sebelumnya.
“Semoga dilancarkan dan tidak putus,” harapnya.
Sumber: tribunnews.com

