Lemparan Abdul Hafiz Lampaui Target Emas Atletik di SEA Games

Pelempar lembing, Abdul Hafiz, meraih medali emas seusai mencatatkan lemparan sejauh 72,82 meter di Stadion Suphachalasai, Bangkok, Thailand, Senin (15/12/2025). Lemparan ini tidak hanya membuat cabor atletik melampaui target SEA Games 2025, tetapi juga menjadi catatan rekor nasional baru.

Raihan ini menjadi sangat berarti bagi Abdul yang masih dalam masa pemulihan cedera. Performanya pada 2025 sempat berada di titik terendah dan tidak bisa memberikan hasil maksimal dalam pertandingan. 

Pada ajang Kejuaraan Nasional Atletik 2025, misalnya, Abdul hanya mencatatkan lemparan terbaiknya sejauh 64,95 meter. Lemparannya kalah dari Silfanus Ndiken yang berjarak 72,26 meter dan tercatat sebagai rekornas lempar lembing senior putra.

Namun, hasil di Kejuaraan Nasional Atletik itu tidak membuat Abdul rendah diri. Dengan waktu sekitar dua bulan seusai kejuaraan nasional yang berlangsung pada 29 Agustus hingga 4 September 2025 itu, Abdul memacu semangatnya.

”Sebelumnya 64 meter, kan, itu di kejurnas dan orang-orang sudah sentimen kepada saya atas hasil itu. Tapi, dari dulu sudah diajarkan sama keluarga mental jangan lemah,” ucapnya sebelum pemberian medali.

Pada SEA Games 2025, Abdul membuktikan bahwa ia belum selesai. Pada percobaan pertama lemparan Abdul baru mencapai 68,32 meter. Namun, pada percobaan ketiga, lemparan Abdul telah melampaui rekornas yang dipecahkan Silfanus dengan jarak 72,49 meter. Barulah pada percobaan keempat lemparan penentu medali emas itu mendarat di jarak 72,82 meter.

Walaupun sudah memecahkan rekor nasional baru dan meraih emas kedua di ajang SEA Games, Abdul merasa penampilannya hari ini belum maksimal karena masih dalam tahap penyembuhan.

”Itu, kan, setelah PON coba-coba latihan lagi malah kena di pinggang (cederanya), saraf kejepit,” ujar Abdul yang meraih medali emas saat PON Aceh-Sumut 2024.

Ia mengakui dirinya hanya punya waktu dua bulan seusai Kejurnas Atletik untuk mengasah diri menuju SEA Games. Selama dua bulan itulah Abdul kembali dilatih oleh pelatih lamanya, Zainuddin Umar, yang juga membawa Abdul meraih emas di SEA Games Kamboja 2023.

Pada SEA Games Kamboja 2023, Abdul Hafiz meraih medali emas dengan lemparan terjauhnya 69,60 meter. Jarak lemparan itu dia capai ketika melakukan percobaan ketiga di babak pertama. Abdul berhasil mengungguli wakil Vietnam, Nguyen Hoai Van, yang mencatatkan lemparan sejauh 69,55 meter. Adapun di tempat ketiga, rekan Abdul, Agustinus Abadi Ndiken, meraih perunggu dengan lemparan 66,20 meter.

Tidak mudah bagi Zainuddin untuk mengembalikan performa Abdul saat meraih emas di SEA Games Kamboja dengan kondisinya yang masih dalam masa penyembuhan. Karena itu, Zainuddin mempertimbangkan kondisi riwayat cedera Abdul dengan program latihan yang ia berikan.

”Terutama yang paling penting itu adalah penyatuan visi misinya antara pelatih dan atlet. Untungnya dalam waktu dua bulan ini, ya, sama-sama berusaha membuka hati untuk menerimanya,” ucap Zainuddin.

Debutan SEA Games

Selain Abdul Hafiz perwakilan Indonesia yang naik ke atas podium pada nomor lempar lembing di SEA Games 2025, rekan senegaranya Silfanus Ndiken juga meraih medali perak dengan lemparan sejauh 71.99 meter. Ini menjadi SEA Games pertama yang diikuti Silfanus.

Raihan medali perak itu membuat Silfanus bangga juga terharu. Pada momen lagu ”Indonesia Raya” berkumandang, Silfanus tak dapat menahan tangisnya. Beberapa kali matanya ia pejamkan untuk menahan air mata tidak mengalir di pipinya.

SEA Games bukanlah menjadi ajang luar negeri pertamanya. Sebelumnya, ia meraih medali emas pada ajang 85th Singapore Open Track and Field Championships 2025. 

”Setelah ini saya punya target harus Asian Games. Harus kerja keras lagi latihannya,” ucap Silfanus.

Melebihi target

Dengan emas dari nomor lempar lembing ini melampaui target yang telah ditentukan oleh PB PASI sebanyak tujuh emas. Tidak hanya itu, raihan ini juga jauh melampaui dari target yang diberikan Kemenpora sebanyak empat emas.

Pada hari sebelumnya, Minggu (14/12/2025), pelari jarak jauh Robi Syianturi dan Odekta Elvina Naibaho meraih medali emas maraton putra dan putri. Robi mencatatkan waktu 2 jam 27 menit 33 detik, sementara Odekta 2 jam 43 menit 13 detik.

Selain itu, pada nomor 20 kilometer jalan cepat, atlet Indonesia kembali mengawinkan medali emas melalui Hendro Kartiko dan Violine Intan Puspita. Hendro mencatatkan diri 1 jam 35 menit 25 detik dan Violine di 1 jam 46 menit 52 detik. 

Sumber: kompas.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *